EkonomiInspiratorKota PadangSosialSumatera Barat

Sepeda dan Gerobak Penyambung Hidup Bantuan ACT untuk Ibu Desi

1570
×

Sepeda dan Gerobak Penyambung Hidup Bantuan ACT untuk Ibu Desi

Sebarkan artikel ini

 

PADANG, KABARSUMBAR – Desi (37 tahun) ibu dari empat orang anaknya yaitu Putri (11) yang masih duduk kelas 6 SD, Fahri (9) kelas 2 SD, Rasyid (5) yang seharusnya sudah masuk TK tapi terkendala biaya dan Farlan (3) masih balita. Ia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ditinggal pergi oleh suaminya.

Dalam kesehariannya Buk Desi menjajakan donatnya ke warung-warung dan kantin-kantin sekolah terdekat. Hal itu dilakukannya demi memenuhi kebutuhan hidup yang tinggi.

Selama ia berjualan Buk Desi hanya bisa menjual donatnya ke dua warung dan satu sekolah yang bisa di jangkau dengan berjalan kaki sekitaran rumahnya. Hal tersebut karena ia tidak memiliki kendaraan untuk menempuh jarak yang lebih jauh berjualan dan ditambah lagi modal usaha yang minim.

Biasnya ibu Desi hanya memiliki modal untuk produksi 80 buah donat dengan harga Rp 1.000 per donat. Sehingga penghasilan kotornya hanya Rp 80 ribu per hari. Sementara empat orang anak harus ia hidupi.

Untuk pengeluaran rutin saja seperti makan butuh Rp 500 ribu per bulan, lalu biaya transportasi anak-anaknya ke sekolah Rp 300 ribu per bulan dan uang saku anak-anaknya Rp 400 ribu per bulan. Sementara penghasilannya tidak mampu mencukupi kebutuhannya.

Tidak hanya itu, ternyata rumah yang ditempati Ibu Desi beserta keluarga telah disita dan sudah di lelang oleh pihak bank karena telah menunggak 8 bulan. Akibat ketidak-adaan biaya lagi untuk membayar rumah miliknya tersebut. Ia harus membayar hutang angsuran rumah peninggalan suaminya sebesar Rp 850 ribu per bulan.

Sore itu, Rabu (27/12/2018) tim ACT Sumatera Barat meluncur ke Rumah Buk Desi (37) mengantarkan sepeda dan gerobak yang nantinya akan dipergunukan untuk berjualan keliling.

Ia merupakan seorang penerima manfaat dari program MSR (Mobile Social Rescue) ACT Sumatera Barat yang berada di Komplek Jabal Rahmah RT 003/RW 004, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Hal ini merupakan awal harapan penuh optimis bagi Buk Desi.

Koordinator Program ACT Sumatera Barat Aan Saputra mengatakan atas izin Allah S.W.T, alhamdulillah amanah dari para donatur telah diimplementasi berupa modal usaha seperti sepeda, etalase dan modal usaha untuk Buk Desi agar mampu mencukupi kebutuhannya dan keempat anak-anaknya.

Dikatakannya, program pemberdayaan ekonomi ibu tangguh diperuntukan untuk ibu-ibu yang tangguh dan terus berjuang untuk menghidupi keluarganya. Program ini juga bagian dari program Mobile Sosial Rescue (MSR) Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Kami berharap dengan adanya program ini mampu mengurangi penderita anak-anak yang hanya bersumber kebutuhan dari ibu, sang tulang punggung tunggal untuk anak-anaknya,” ujarnya.

Selain itu Koordinator Program ACT Sumatera Barat Aan Saputra juga telah melakukan aseessment rumah beliau.

“Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih sekali kepada donatur dan ACT Sumbar atas bantuannya. Memang sudah lama saya berharap sepeda ini agar bisa menjual lebih banyak lagi donat ke warung-warung dan sekolah,” ujar Buk Desi dengan penuh senyum sambil menghapus air matanya sebagai ungkapan rasa syukurnya.

Tidak hanya itu, anak-anaknya pun sangat bergembira menerima sepeda ini, dalam logat Minang Rasyid yang merupakan anak ke-3 mengatakan, “Horeeeeee… dapek sapeda, Ama bisa manggaleh jo sapeda. Makasih banyak Om ACT. (Horeee, dapat sepeda, Mama bisa berjualan dengan sepeda. Terimakasih banyak Om ACT),” ungkapnya.

Tanpa uluran tangan dari para dermawan tentunya kami tidak dapat banyak membantu sesama. Masih banyak mereka yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan. Mari bersama-sama saling bahu membahu membantu sesama dan bermanfaat untuk ladang amal di akhirat nanti.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.