HukumKota PadangPemerintahPeristiwaSumatera Barat

Tiga Tahun Kepemimpiman IP – NA, Mahasiswa Minta Evaluasi Kinerja

741
×

Tiga Tahun Kepemimpiman IP – NA, Mahasiswa Minta Evaluasi Kinerja

Sebarkan artikel ini
Foto: Ratusan mahasiswa berorasi dan menyampaikan tuntutan tiga tahun kepemimpinan IP - NA ke kantor gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (12/2). (Putri Caprita)

PADANG, KABARSUMBAR – Bertepatan tiga tahun kepemimpinan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit (IP – NA), Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat (Sumbar) mendatangi kantor gubernur melakukan demo untuk menyampaikan orasi sekitar pukul 14.30 WIB pada Selasa (12/2/2019).

Dalam orasinya mahasiswa meminta gubernur dan wakil gubernur untuk menemui mahasiswa. Hal itu guna menyampai beberapa orasi kinerja Pemprov yang mereka anggap selama ini tidak ada hasilnya.

Pantauan di lapangan, ratusan mahasiswa terlebih dahulu berkumpul di luar kantor, setelah beberapa menit mereka masuki lapangan kantor gubernur. Namun mereka tidak mendapati gubernur dan wakil di kantornya.

Tidak hanya itu, dalam aksi tersebut terlihat spanduk besar bertuliskan yang mereka bawa “3 Tahun IP – NA Ngpain Aja?” Bahkan, salah seorang orator meneriaki “IP – Na Bolos, IP-NA Bolos, IP – NA Bolos,” sambil diikuti oleh peserta aksi lainnya.

“Kami ingin gubernur atau wakil gubernur untuk temui kami. Ke mana gubernur dan wakilnya, jika memang tidak ada di tempat video call saja,” ujar ratusan mahasiswa saat berorasi.

Dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Para mahasiswa menyampaikan orasi tuntutan mereka kepada Pemprov Sumbar. Tampak, dari Pemprov yang menanti para pendemo, Kepala Kesbangpol Nazwir.

Koordinator lapangan, Nanda Harahap, didampingi koordinator pusat, Indra Kurniawan mengatakan, kedatangan ke kantor gubernur ini menyampaikan beberapa tuntutan sekaligus mengevaluasi tiga tahun kepemimpinan IP – NA.

“Masih banyak persoalan yang kami anggap belum tuntas selama tiga tahun kepemimpinan IP – NA,” katanya.

Dikatakannya, ada beberapa tuntutan yang ingin disampaikan, di antaranya tuntutan kasus SPJ fiktif, menuntut Pemprov Sumbar menuntaskan LGBT, memberikan penjelasan nasib guru honor dan melanjutkan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru secepatnya.

“Ada beberapa yang kita tuntut untuk diselesaikan, terkait dengan pembangunan jalan tol kami ingin ganti rugi masyarakat jangan dihargai murah. Kemudian, pengembangan kasus SPJ fiktif, pasti tidak hanya satu orang. Mungkin ada jaringan lainnya,” katanya.

Kemudian, dari segi pendidikan, masih belum meratanya gaji guru. Terutama mereka guru honorer, bahkan masih ada sekolah yang kursi kelasnya tidak ada.

“Kita harap berapa tuntutan ini dapat disampaikan kepada gubernur. Sehingga, persoalan yang masih kami anggap belum terselesaikan dapat dituntaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumbar, Nazwir menyebutkan, gubernur dan wakil gubernur tidak ada di tempat. Dan, mereka sedang dinas luar yang telah teragendakan.

“Untuk itu, saya mewakili gubernur dan wakil gubernur menemui mahasiswa ini. Dan, apa tuntutan mereka akan kita sampaikan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Setelah sekitar satu jam berdialog dengan perwakilan Pemprov Sumbar, mahasiswa menyerahkan kado tiga tahun kepemimpinan IP – NA berisi berapa tuntutan mereka. Sekaligus mereka menyanyikan lagu “selamat ulang tahun” bagi IP – NA.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.