Kabupaten Pesisir SelatanPeristiwa

Api Lahap Rumah Di Salido, Lansia Stroke Meninggal

276
×

Api Lahap Rumah Di Salido, Lansia Stroke Meninggal

Sebarkan artikel ini

Korban, yang diketahui menderita stroke, diduga tidak mampu menyelamatkan diri saat api melalap rumahnya.

Foto : Internet

Salido – Kebakaran maut merenggut nyawa seorang wanita lansia berusia 65 tahun, berinisial IT, di Kota Salido, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pada Senin (22/12/2025) pagi.

Korban, yang diketahui menderita stroke, diduga tidak mampu menyelamatkan diri saat api melalap rumahnya.

Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan rumah, meninggalkan puing-puing dan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Kondisi kesehatan korban yang terbatas akibat stroke menjadi faktor utama yang menghambat upaya penyelamatan diri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Mulyandri, mengonfirmasi kejadian tragis ini.

“Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban bernama IT, berusia 65 tahun, dan diketahui merupakan penderita stroke,” ungkapnya.

Menurut Mulyandri, informasi sementara menunjukkan bahwa api membesar dengan cepat dan melahap seluruh bangunan rumah.

“Dalam kondisi tersebut, korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga meninggal akibat kebakaran,” jelasnya.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera berupaya memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya.

Namun, besarnya kobaran api membuat upaya mereka menjadi sia-sia. Api terus mengamuk, menghanguskan seluruh bagian rumah korban.

Jenazah IT ditemukan di lokasi kejadian setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api.

Pihak berwajib saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” pungkas Mulyandri.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan keterbatasan fisik.

Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir risiko dan dampak buruk dari musibah kebakaran.

Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban yang berduka.

Selain itu, peningkatan sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran kepada masyarakat luas menjadi sangat penting.

Kejadian ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.