BEM KM Unand Demo Tuntut Realisasi Nawacita Jokowi-JK

DPRD sumbar Tanda Tangani Fakta Integritas, KM Unand Akhiri Aksi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif (BEM) KM Universitas Andalas (Unand) melakukan demo tuntut realisasi nawacipta Jokowi-JK

 

PADANG, KABARSUMBAR – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif (BEM) KM Universitas Andalas (Unand) melakukan demo di depan gedung DPRD Sumbar menuntut realisasi nawacita tentang perubahan menuju Indonesia berdaulat secara politik dan mandiri dalam bidang ekonomi seperti yang digagas oleh Jokowi-JK.

Koordinator umum aksi, Faizil Putra mengatakan seharusnya nawacita menjadi sumber inspirasi bukan malah sebaliknya, menimbulkan kontra. Seharusnya pemerintah Jokowi -Jk bisa mengimplementasikan kebijakan tersebut seperti janji-janji yang tertuang dalam Pilihan Presiden (pilpres) sebelumnya.

“Pemerintah tidak seharusnya melakukan suatu rancangan dengan setengah-setengah, namun melaksanakannya harus terfokus padahal yang dianggap penting agar Indonesia bisa menjadi lebih baik,” ujar Presiden Mahasiswa BEM KM UNAND di Padang, Kamis (16/8/2018).

Dalam aksi demo tersebut, BEM KM Unand menuntut enam hal. Pertama, keseriusan pemerintah dalam mengelola ketersediaan harga serta kualitas sektor energi. Demi menciptakan kedaulatan energi dan ekonomi berdaulat.

Kedua, melakukan sosialisasi yang layak kepada masyarakat secara menyeluruh. Setiap menaikan harga TDL maupun BBM. Ketiga, tidak mempolitisasi pertamina dan PLN yang mengakibatkan kerugian Pada BUMN tersebut. Keempat, mengembalikan segala Sumber Daya Alam (SDA) yang dikuasai negara asing.

Kelima, pemerintah untuk menjamin setiap warga negara mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama tanpa ada perbedaan sedikitpun sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terakhir terkait keseriusan pemerintah dalam memberdayakan petani dan lahan pertanian serta mendukung peran UMKN.

Seetelah mendengar tuntutan tersebut, akhirnya mereka dipersilahkan masuk gedung DPRD. Meski sempat pindah berpindah ruangan, mahasiswa yang memakai almameter hijau itu akhirnya dipertemukan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar Hendra Irwan Rahim.

“Kami sudah menerima secara langsung tuntutan yang disampaikan oleh KM UNAND dan Aliansi BEM-SI Sumbar. Dan tadi sudah ditandatangi fakta integritas tersebut,” ujarnya.

Hendra mengatakan akan menindaklanjuti segala permasalahan yang disampaikan dengan maksimal dalam waktu 3 minggu, dan akan mempublikasikan hasil tuntutan mahasiswa yang sudah disampaikan kepada pemerintah pusat. “Baik itu diportal resmi kami, dan beberapa media yang ada di Sumbar, ” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi mahasiswa yang dengan tenang, tanpa ricuh menyampaikan orasinya dan melakukan demo dengan tertib,” ujar alumni Unand tersebut.

Aksi yang digelar pukul 10.00 wib itu dilakukan dibeberapa titik, dari gerbang Gedung DPRD Sumbar, Bundaran Tugu Adipura, dan melanjutkan ke halaman Gedung DPRD.

Dalam aksi itu mereka membawa spanduk dan bendera merah putih dan bendera BEM KM. Tampak juga dilokasi aparat kepolisian dan Satpol PP untuk mengamankan jalannya demo.

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...