Hari Kemerdekaan, KemenkumHAM Perwakilan Sumbar Berikan Remisi Bagi Warga Binaan

PADANG, KABARSUMBAR – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73, Kementerian Hukum dan HAM Perwakilan Sumatera Barat memberikan remisi umum terhadap 2.281 narapidana dan dinyatakan bebas diantaranya, sebanyak 45 narapidana.

Kepala Kantor Kemenkumham Perwakilan Sumatera Barat, Dwi Prasetyo, mengatakan jumlah napi Lapas dan Rutan di Sumatera Barat mencapai 5.000 orang.

Namun, tidak semua yang mendapatkan jatah remisi. “Napi yang tidak dapat remisi adalah mereka yang belum memenuhi syarat remisi umum. Mungkin nanti di remisi khusus mereka peroleh haknya,” katanya, saat upacara kemerdekaan di Rutan Kelas II B Padang, Anak Aia, Kota Padang, Jumat (17/8/2018).

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, remisi yang diberikan sejatinya merupakan hak setiap narapidana yang ditetapkan Undang-Undang (UU) sebagai wujud apresiasi atas perbaikan diri yang tercermin dalam perilaku sehari-hari selama masa penahanan.

“Kami ucapkan selamat kepada narapidana semoga remisi ini memberi kesempatan kepada saudara untuk senantiasa bebuat baik. Jadilah insan taat hukum, berakhlak dan berbudi luhur, bermakna dan berguna dalam hidup dan kehidupan,” ujar Irwan Prayitno.

Ia juga berharap remisi itu dapat memberikan kesempatan kepada para narapidana untuk ke depannya agar senantiasa berbuat baik. Begitu juga untuk yang mendapatkan remisi bebas, diminta untuk tidak lagi terlibat melakukan pelanggaran hukum.

Selesai acara penyerahan Remisi kepada para narapidana, jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham perwakilan Sumatera Barat melaksanakan Upacara perayaan HUT RI ke 73 di Rumah Tahanan upacara dilangsungkan di lapangan rutan.

Meski cuaca terik, namun tak menyurutkan antusias dari peserta upacara. Tidak hanya peserta, inspektur upacara dan pemimpin upacara juga mengenakan pakaian adat Minang yakni memakai pakaian marapulai dan anak daro.

“Ini (mengenakan kostum adat, red) kebijakan nasional kemenkumham, sejak diselenggarakan ulang tahun kemenkumham yang ke 72 tahun 2017 lalu,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan KemenkumHAM Sumbar, Dwi Prasetyo.

Melihat itu, katanya memang jiwa NKRI memang sudah terbentuk di setiap daerah, dengan menyatukan kebhinekaan. “Sehingga para petugas juga mampu menghargai dan menghormati adat dimana dia bertugas. Ternyata pantas juga, artinya siapapun, dimana pun bisa menjadi warga negara yang baik,” ungkapnya.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...