Gubenur Ingatkan Narapidana Jadikan Remisi Stimulus Senantiasa Berbuat Baik

  • Bagikan
Gubenur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan secara simbolis dokumen remisi umum kepada perwakilan warga binaan pada saat momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Padang, Anak Air, Kota Padang, Jumat (17/8/2018).
Gubenur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan secara simbolis dokumen remisi umum kepada perwakilan warga binaan pada saat momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Padang, Anak Air, Kota Padang, Jumat (17/8/2018).

 

PADANG, KABARSUMBAR – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengingatkan kepada 2281 narapidana yang memperoleh remisi umum pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), agar dapat menjadikan hal tersebut stimulus untuk senantiasa berbuat baik.

Pihaknya mengatakan remisi yang diberikan merupakan hak setiap narapidana yang ditetapkan dalam Undang-Undang (UU). Sebagai wujud apresiasi atas perbaikan diri yang tercermin dalam perilaku sehari-hari selama masa penahanan.

“Remisi tersebut diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, khususnya mereka yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti pembinaan,” ujar dia di Padang, Jumat (17/8/2018).

Penyerahan dokumen remisi umum kepada perwakilan warga binaan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubenur Sumbar Irwan Prayitno, dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Padang, Anak Air, Kota Padang.

Lebih lanjut, Irwan mengharapkan pemberian remisi tersebut dapat membuat seluruh warga binaan menyadari akan pentingnya menegakkan integritas selama menjalani pidana. Serta menjadi dorongan bagi yang belum bebas dan mendapatkannya untuk mengikuti seluruh program pembinaan di setiap rutan atau lapas.

“Selain itu juga meningkatkan ketaatan atau kepatuhan warga binaan dalam menjalani program-program yang harus dijalani, agar mereka bisa mempersiapkan diri jika kembali kepada masyarakat dan keluarga nantinya,” ujarnya.

Terakhir, Irwan Prayitno mengucapkan selamat dan semoga dengan remisi tersebut memberi kesempatan kepada mereka untuk senantiasa bebuat baik. “Jadilah insan taat hukum, berakhlak dan berbudi luhur, bermakna dan berguna dalam hidup dan kehidupan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumbar Dwi Prasetyo dalam laporannya menyebutkan, tidak semua narapidana diberikan remisi umum. Karena yang resmi mendapatkan hanya 2281 orang, sementara total napi seluruhnya sekitar 5 ribu lebih.

Dijelaskan Dwi, pemberian tersebut dengan rincian 45 orang dinyatakan bebas langsung pada tahun ini. Artinya setelah pemotongan remisi, hukumannya selesai dan bisa pulang kembali kepada keluarga.

Ia menambahkan narapida yang tidak mendapatkan remisi adalah mereka yang belum memenuhi syarat untuk diberikan remisi umum pada 2018 “Mungkin suatu saat nanti di remisi khusus mereka peroleh haknya,” katanya.

(Putri Caprita)

  • Bagikan