EkonomiKabupaten Tanah Datar

Kemenaker Salurkan Bantuan Modal Usaha Bagi Tenaga Kerja Tanah Datar

64
×

Kemenaker Salurkan Bantuan Modal Usaha Bagi Tenaga Kerja Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

Batusangkar – Sebanyak 71 Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula di Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dengan nilai total Rp355 juta.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gazebo Indojolito, Batusangkar, Jumat (5/6/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanah Datar, Nusirwan, menyatakan bahwa wilayahnya menjadi penerima bantuan terbanyak di Sumatera Barat.

Meskipun pemerintah daerah telah mengusulkan 1.025 TKM, keterbatasan kuota membuat Tanah Datar hanya mendapatkan 71 slot dari total 123 kuota yang tersedia untuk tingkat provinsi.

“Kegiatan hari ini sekaligus menjadi ajang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan pembekalan bagi para penerima. Kami berharap ini menjadi langkah awal bagi para TKM Pemula untuk mengelola bantuan secara produktif,” ujar Nusirwan.

Ketua Tim Bantuan TKM Ketenagakerjaan, Jaelani Efendi, menegaskan bahwa dana tersebut merupakan modal usaha, bukan bantuan sosial.

Oleh karena itu, seluruh penerima diwajibkan menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai dengan prosedur yang ditetapkan kementerian.

Jaelani menjelaskan, terdapat peluang bagi pelaku usaha yang berhasil mengembangkan modalnya untuk naik kelas ke program TKM Lanjutan.

Jika memenuhi kriteria seleksi dan administrasi, peserta berkesempatan mendapatkan bantuan modal hingga Rp15 juta beserta pelatihan khusus.

“TKM Pemula saat ini menerima bantuan sebesar Rp5 juta. Jika berhasil menunjukkan perkembangan usaha yang signifikan, mereka berkesempatan mengikuti program lanjutan dengan nilai bantuan yang lebih besar,” jelas Jaelani.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan, terutama bagi warga yang terdampak bencana alam.

Ia menegaskan agar bantuan tersebut dimaksimalkan untuk pengembangan usaha guna memulihkan ekonomi daerah.

“Saya minta manfaatkan dana ini dengan maksimal. Jangan ada rekayasa laporan pertanggungjawaban, karena itu akan merugikan diri sendiri,” tegas Ahmad Fadly.

Ia berharap para penerima bantuan dapat mengikuti sesi pembekalan dengan serius.

Dengan pengelolaan yang tepat, para TKM Pemula diharapkan mampu mandiri dan pada akhirnya mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.