BudayaKabupaten Tanah Datar

Busana Adat Baju Milik Memukau Pengunjung Festival Minangkabau di Tanah Datar

57
×

Busana Adat Baju Milik Memukau Pengunjung Festival Minangkabau di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

Pakaian adat perempuan yang terdiri dari tangkuluak, baju hitam, rok hitam, selendang, ikat pinggang, dan kambuik bajaik ini menjadi daya tarik utama karena filosofinya yang mendalam.

Tanah Datar – Sebanyak 180 busana adat “Baju Milik” khas Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, menyita perhatian pengunjung dalam pembukaan Festival Minangkabau di Istano Basa Pagaruyung, Kamis (25/6/2026).

Pakaian adat perempuan yang terdiri dari tangkuluak, baju hitam, rok hitam, selendang, ikat pinggang, dan kambuik bajaik ini menjadi daya tarik utama karena filosofinya yang mendalam.

Busana tersebut melambangkan nilai “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” serta mencerminkan keteguhan budaya di tengah perkembangan zaman.

Kemeriahan pembukaan festival berlanjut dengan penampilan tari kolosal “Saribu Katidiang Saok” dari Nagari Tanjuang Alam.

Tarian yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menggambarkan semangat gotong royong dalam menjaga tradisi di tengah arus modernisasi.

Sejumlah nagari di Kabupaten Tanah Datar juga menampilkan warisan leluhur lainnya, seperti prosesi turun mandi, maanta marapulai, hingga tradisi mamanis-manisi anak.

Rangkaian pembukaan ditutup dengan pertunjukan tari kolosal multi-etnik dari Nagari Baringin.

Selain pagelaran budaya, festival ini menghadirkan pusat kuliner tempo dulu di Lapangan Cindua Mato (LCM) Batusangkar.

Pengunjung dapat mencicipi beragam penganan tradisional, mulai dari karupuak leak, pinukuik tampuruang, lompong sagu, hingga godok ubi.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, yang hadir langsung mencicipi kudapan tradisional tersebut bersama para tamu undangan.

Ia menegaskan, penyajian kuliner tempo dulu bertujuan untuk mengobati kerinduan masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi UMKM lokal.

Festival Minangkabau akan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026.

Panitia juga menyiapkan hiburan musik setiap malam di LCM Batusangkar dengan menampilkan sejumlah artis Minang ternama, seperti Kintani, Pinki Prananda, Upiak Isil, dan Uda Rio.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.