Dinkes Kota Solok Gelar Konsolidasi Persiapan Badan Layanan Umum Daerah

Solok Kota – Bertempat di Aula D’Relazion, juma’t (25/8), Dinas Kesehatan Kota Solok mengadakan pertemuan dalam rangka persiapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)  dengan menghadirkan 44 peserta dari tenaga kesehatan yang bertugas di Kota Solok.

BLUD merupakan singkatan dari Badan Layanan Umum Daerah yang tertuang dalam Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya. Kebijakan Penerapan BLUD ini diutamakan untuk pelayanan kesehatan yaitu RSUD,Puskesmas,dan Balkesmas.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Kesehatan, pada tahun 2022 ini telah melakukan pertemuan dengan tim persiapan BLUD dengan 4 Puskesmas sebagai Pilot Project untuk menerapkan sistem BLUD yakni Puskesmas KTK, Nan Balimo, Tanjung Paku, dan Puskesmas Tanah Garam. Hal ini bukan tanpa alasan, penerapan BLUD pada UPTD yang bersifat layanan umum masyarakat ini tentunya untuk semakin mengefisienkan pengelolaan keuangannya sehingga semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat karena hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun belanja kebutuhan organisasi dapat direalisasikan lebih cepat sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengikuti mekanisme tahapan-tahapan umum yang berlaku di daerah.

Kadinkes Kota Solok yang diwakili oleh sekretaris dinkes  Dessy Syafril, menyampaikan dalam pembuatan dokument BLUD agar visi dan misi puskesmas berpedoman terhadap visi & misi Dinas Kesehatan. Kemudian menampilkan inovasi-inovasi pelayanan kesehatan masing puskesmas yang sesuai dengan rencana strategi dan keuangan yang ada di puskesmas.

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim persiapan BLUD yang terlibat dalam pembuatan document BLUD, dan kita berharap 4 puskesmas di Kota Solok bisa persiapkan BLUD dalam tahun ini,” tuturnya.

Kabid PPSDK Emil Reza Razali, mengatakan dokument BLUD yang telah dibuat oleh tim persiapan BLUD puskesmas akan dilakukan penilaian di tingkat Kota Solok dan harus segera launching minimal di bulan oktober 2022. Ia mengharapkan dokumen sudah benar-benar lengkap sebagai bentuk kesiapan.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Kesehatan Indrayani, Amd. Keb, SKM menyatakan tujuan diadakan pertemuan ini ialah terlaksanannya persiapan BLUD Puskesmas dan juga pembahasan dokumen BLUD masing-masing puksesmas, dan juga tersedianya dokumen BLUD dan semua persyaratan administrasi sudah lengkap dan benar