Pemerintah

Kemnaker Beri Sertifikasi Kompetensi Bagi Lulusan Program MagangHub

75
×

Kemnaker Beri Sertifikasi Kompetensi Bagi Lulusan Program MagangHub

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersinergi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) meluncurkan 15 skema sertifikasi kompetensi bagi lulusan Program Pemagangan Nasional (MagangHub).

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan pengakuan resmi atas keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan instrumen krusial untuk mendongkrak daya saing tenaga kerja di pasar global.

Menurutnya, skema yang disusun telah disesuaikan dengan standar industri terkini, mulai dari bidang administrasi perkantoran, teknologi informasi, keuangan, hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan MagangHub memiliki pengakuan atas kompetensi yang dimiliki, sehingga mereka lebih siap bersaing di pasar kerja,” ujar Yassierli dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2026).

Sebanyak 15 skema sertifikasi tersebut mencakup Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary, Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, dan Pembuatan Desain Grafis.

Selain itu, tersedia pula skema Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Supervisor SDM, Pelayanan Pelanggan, Front Office, Operator Komputer, Digital Filing, Produksi Karya Audio Visual, Analis Data, Petugas K3, serta Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula.

BNSP akan melaksanakan proses sertifikasi ini melalui jejaring Lembaga Sertifikasi Profesi yang bekerja sama dengan balai pelatihan vokasi binaan Kemnaker.

Saat ini, Kemnaker telah merampungkan pemetaan kesiapan balai pelatihan di seluruh Indonesia untuk mendukung keberlangsungan program.

Berdasarkan hasil pemetaan, kapasitas penyelenggaraan mencapai 180 skema sertifikasi di seluruh balai pelatihan vokasi.

BBPVP Makassar, BBPVP Medan, dan BPVP Surakarta menjadi garda terdepan dengan menyediakan seluruh 15 skema sertifikasi yang tersedia.

Sementara itu, BBPVP Bekasi menyediakan 11 skema, disusul BBPVP Bandung, BBPVP Semarang, BPVP Aceh, BPVP Padang, BPVP Samarinda, dan BPVP Kendari yang masing-masing menggelar 10 skema.

Balai pelatihan lainnya di berbagai wilayah turut berpartisipasi dengan kapasitas yang bervariasi, yakni antara 3 hingga 9 skema.

Program ini diharapkan mampu memperluas akses sertifikasi bagi lulusan MagangHub secara merata di seluruh daerah.

Pengakuan resmi ini diproyeksikan memberikan nilai tambah signifikan bagi tenaga kerja saat memasuki dunia industri.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.