Padang – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Barat bertambah menjadi 210 orang.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar melaporkan data terbaru ini pada Jumat (5/12/2025).
Hingga Jumat kemarin, tim DVI berhasil mengidentifikasi 184 jenazah.
Sementara itu, 26 korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Kasubbag Dokpol Biddokkes Polda Sumbar, dr. Eka Purnama Sari, menyatakan identifikasi terus berjalan di seluruh posko DVI.
Berikut rincian data korban di tiap posko:
* Posko DVI Padang (DVI Polresta + RSUD Rasidin): 5 meninggal, 5 teridentifikasi.
* RS Bhayangkara TK III Padang: 61 meninggal, 36 teridentifikasi, 25 belum teridentifikasi. Ditemukan pula potongan tubuh.
* Posko DVI Agam: 111 meninggal, 110 teridentifikasi, 1 belum teridentifikasi.
* Posko DVI Pasaman Barat: 3 meninggal, 3 teridentifikasi.
* Posko DVI Bukittinggi: 14 meninggal, 14 teridentifikasi.
* Posko DVI Padang Panjang: 16 meninggal, 16 teridentifikasi.
* Posko DVI Solok Kota: Tidak ada laporan korban meninggal.
Selain itu, 214 orang dilaporkan hilang, terdiri dari 97 laki-laki dan 117 perempuan.
Sebanyak 22 korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Rinciannya, RSUD Agam (18 orang), RSUD Padang Panjang (1 orang), RSUD Rasidin Padang (2 orang), dan RSUD Kota Solok (1 orang).





