Kota Padang

FKUB Aceh Tamiang Sambangi Padang, Harmoni Umat Beragama

77
×

FKUB Aceh Tamiang Sambangi Padang, Harmoni Umat Beragama

Sebarkan artikel ini
Foto : Diskominfo Padang

Padang – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Tamiang berkunjung ke Pemerintah Kota Padang, Rabu (15/10/2025). Rombongan disambut langsung Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, Tarmizi Ismail, di Balai Kota.

Dalam sambutannya, Tarmizi mengaku terhormat menerima kunjungan tersebut. Ia bahkan menyebut Aceh sebagai contoh nyata dalam membangun toleransi.

“Seharusnya kami yang belajar ke Aceh, karena Aceh adalah guru dalam hal toleransi,” ujarnya.

Tarmizi menjelaskan, FKUB Kota Padang kerap menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Namun, berkat kerja sama dan komunikasi yang baik, seluruh persoalan dapat diselesaikan secara damai.

“Kami selalu mendukung penuh eksistensi FKUB dalam memperkuat persatuan,” tambahnya.

Menurut Tarmizi, kunci kerukunan terletak pada dua kata penting: ‘Paling’ dan ‘Saling’.

“Jangan merasa paling benar, tetapi saling menghargai dan memahami perbedaan,” pesannya.

Untuk mempererat hubungan lintas agama, FKUB Padang juga rutin mengunjungi rumah-rumah ibadah. Langkah ini dinilai efektif membangun kepercayaan dan empati antarumat.

“Kunjungan tersebut mampu menyentuh hati banyak pihak. Ketika terjadi perbedaan, komunikasi yang sudah terjalin menjadi jembatan penyelesaiannya,” ungkap Tarmizi.

Rombongan FKUB Aceh Tamiang dipimpin Kepala Kesbangpol setempat, Agusliyana Devita, didampingi Kakankemenag Aceh Tamiang Anwar Padli, Ketua FKUB Sulaiman, dan sejumlah anggota lainnya.

Agusliyana menyebut, pihaknya memilih Kota Padang sebagai tempat belajar karena kota ini dinilai berhasil menjaga kerukunan antarumat.

“Kami mendengar FKUB Padang pernah meraih penghargaan dari FKUB Sumbar. Itu menjadi alasan kami datang ke sini,” jelasnya.

Ia menambahkan, Aceh Tamiang merupakan wilayah dengan masyarakat heterogen yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara.

“Wilayah kami sangat majemuk, bahkan secara budaya banyak berinteraksi dengan Sumut,” paparnya.

Agusliyana mengakui, pada tahun 2019 daerahnya sempat menghadapi gesekan antarumat beragama. Namun, persoalan itu berhasil diselesaikan dengan pendekatan dialog dan kearifan lokal.

“Semoga kunjungan ini mempererat silaturahmi antara Aceh Tamiang dan Padang,” harapnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata dan diskusi ringan tentang peran FKUB dalam memperkuat persatuan bangsa.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.