Gubenur Tegaskan Segera Ambil Langkah Cegah Dampak Abrasi Pantai

  • Bagikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Kepala BPBD Sumbar E. Rahman, dan Kepala BWS Sumatera V Maryadi Utama turun langsung meninjau permukiman nelayan di 2 titik di pesisir Kabupaten Padang Pariaman. Selasa (16/9/2018)

 

PADANG PARIAMAN, KABARSUMBAR – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menegaskan dan memberikan arahan kepada kepala Daerah beserta SKPD jajarannya untuk segera mengambil langkah guna mencegah kerusakan yang lebih parah akibat abrasi seperti di dua lokasi pesisir Kabupaten Padang Pariaman pada Kamis (11/10) lalu.

Dua lokasi yang terdampak abrasi di Pesisir Kabupaten Padang Pariaman tersebut yakni Manggopoh Palak Gadang Ulakan dan Pasir Baru Sungai Limau.

Di Ulakan, abrasi dan hujan deras menyebabkan kerusakan pada 24 rumah dan memaksa lebih kurang 90 penghuninya harus mengungsi ke kediaman keluarga atau mencari kontrakan sementara.

“Kejadiannya Kamis lalu. Ini dipengaruhi juga oleh cuaca dan hujan deras akhir-akhir ini. Informasi yang didapat sebanyak 24 Kepala Keluarga (KK) terkena dampaknya,” terang Gubernur di Ulakan, Selasa (16/10/2018).

Menyinggung sejumlah bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Sumbar, Gubernur mengungkapkan bahwa secara umum telah ditangani dengan baik.

Baca Juga :  14 Pendonor Terbanyak Peroleh Umroh Gratis Dari PMI Kota Padang

Pihaknya telah berkoordinasi dan meninjau langsung serta telah meminta Bupati/Wali Kota daerah bersangkutan untuk melakukan semua usaha yang dianggap perlu untuk keselamatan warga.

“Saya juga sudah minta agar kepala daerah melalui SKPD terkait segera melaporkan secara rinci kondisi terakhir dimasing-masing daerah, agar nantinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) bisa memberikan bantuan sesegera mungkin. Mulai dari jumlah korban tewas dan hilang, luka berat, rumah rusak, lahan pertanian, dan lain-lain,” jelasnya.

Pada Selasa (16/10/2018), Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Kepala BPBD Sumbar E. Rahman, dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Maryadi Utama turun langsung meninjau permukiman nelayan di 2 titik di pesisir Kabupaten Padang Pariaman.

Saat peninjau Irwan Prayitno menanyakan tentang penanganan perlindungan pantai yang akan dilakukan ke depannya. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Maryadi Utama mengatakan telah memasukkannya ke dalam program balai. “Sudah masuk dalam program balai dengan judul Penanganan Abrasi Pantai Ulakan pak,” ujarnya.

Baca Juga :  Purwacaraka, Cerdas Bersama Musik

Menanggapi hal tersebut, menyebutkan, sebagai langkah antisipasi awal, pihaknya akan segera menurunkan 50 geobag di Pasir Baru.

“Geobag akan kami siapkan. Tadi kami siapkan 200 (Ulakan). Kami akan turunkan 50 untuk penanganan darurat sementara di sini,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Nagari Pasir Baru menyebutkan, jika tidak segera ditangani, kurang lebih 200 bangunan yang berada 20 meter dari garis pantai terancam.

Abrasi yang terjadi di Pasir Baru Sungai Limau telah menyebabkan kerusakan pada 4 rumah warga dan 15 pondok nelayan setempat. Sekitar 4 KK yang rumahnya rusak sementara telah diungsikan ke tempat keluarga masing-masing yang lebih aman.

(Putri Caprita)

  • Bagikan