Ini Barang Bukti Yang Disita Polisi Di Kamar Tempat Santri Ponpres Nurul Ikhlas Dianiaya

 

PADANG PANJANG, KABARSUMBAR – Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang dalam konferensi pers terkait  kasus kekerasan terhadap seorang santri bernama Roby (17) di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ikhlas, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (14/2) lalu menyebutkan penyidik menyita dua barang bukti.

“Korban dipukuli di dalam kamar asrama putra lantai dua. Disitu kita mengamankan barang bukti sepasang sepatu boot dan tangkai sapu patah yang diduga dipakai untuk menganiaya korban. Hingga kini kami masih coba mengumpulkan barang bukti lainnya,” ucap Kasat Reskrim Iptu. Kalbert.

Kasus kekerasan yang dialami korban lanjut Kalbert, juga dilakukan oleh 19 orang santri sehingga Roby tidak sadarkan diri pada Minggu (10/2) malam.

“Jumlah santri yang terlibat kasus kekerasan terhadap korban bertambah. Awalnya 16 santri, namun dari hasil intrograsi penyidik diduga dua orang santri lainnya juga terlibat dan sudah kita periksa,” jelas Kalbert didampingi Kabag Ops, Kompol. Rudi Munandar dan Kapolsek X Koto AKP. Rita Suryanti.

Kalbert menambahkan, jika kasus ini melibatkan anak dibawah umur, untuk itu perkaranya ditangani secara khusus oleh penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Ia juga mengungkapkan, tindak kekerasan bermula karena korban dicurigai mengambil barang di asrama putra itu tanpa izin. Tindakan korban memicu kejengkelan santri lain sehingga melakukan tindak kekerasan, yang dilakukan berulang kali pada malam hari, mulai Kamis (7/2), Jumat (8/2) serta Minggu (10/2) lalu.

“Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, dan gelar perkara yang dilakukan akan terlihat peran masing-masing terlapor dalam melakukan penganiayaan,” jelas Iptu. Kalbert.(Ddy)

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...