IPM Sumbar Melejit, Rasio Gini Perlu Perhatian

Foto : Internet

PadangSidang paripurna LKPJ Kepala Daerah tahun 2023 membawa kabar gembira. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Barat (Sumbar) menorehkan prestasi gemilang dengan menembus angka 75,64 poin, jauh melampaui target 73,23 poin. Capaian fantastis ini mengantarkan Sumbar menduduki peringkat 7 tertinggi di kancah nasional.

“Capaian positif ini patut diapresiasi. Pemprov Sumbar menunjukkan kinerja luar biasa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rahmat Saleh, anggota DPRD Sumbar Fraksi PKS.

Di balik gemilang IPM, terdapat beberapa indikator yang perlu mendapat perhatian serius. Rasio Gini, pengukur ketimpangan ekonomi, mengalami penurunan dari target 0,296 menjadi 0,280, menempatkan Sumbar di peringkat 3 terendah nasional.

“Meski Rasio Gini menurun, ini menunjukkan ketimpangan ekonomi Sumbar masih tergolong tinggi. Diperlukan upaya ekstra dari pemerintah untuk mengatasi kesenjangan ini,” tegas Rahmat Saleh.

Kabar baik datang dari angka kemiskinan yang menunjukkan penurunan dari target 6,16% menjadi 5,90%, mengantarkan Sumbar ke peringkat 6 terendah nasional.

“Penurunan tingkat kemiskinan patut disyukuri. Namun, angka ini masih tinggi. Diperlukan upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk menekan angka kemiskinan,” papar Rahmat Saleh.

Sementara itu, tingkat pengangguran Sumbar berhasil mencapai 5,94%, lebih rendah dari target 6,64%.

“Meskipun tingkat pengangguran mengalami penurunan, angkanya masih tergolong tinggi. Pemerintah perlu didorong untuk membuka lapangan pekerjaan baru,” kata Rahmat Saleh.

Rahmat Saleh mengapresiasi kinerja seluruh SKPD yang telah bekerja keras mencapai target-target pembangunan di tahun 2023.

“Semoga di tahun 2024, capaian pembangunan Sumbar dapat lebih baik lagi. Sukses kepada Pak Gubernur dan Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Mahyeldi dan Audy Joinaldy,” harap Rahmat Saleh.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.