Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Kayu di Payakumbuh

  • Bagikan
Foto : Internet

Payakumbuh – Warga dikejutkan dengan kebakaran yang terjadi di kelurahan Parik Muko Aia, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) pada, Minggu 25 Juli 2021.

Sebanyak tiga unit rumah kayu dalam sekejap dilalap si jago merah. Warga yang masih terlelap tidur dikejutkan dengan api yang cepat menjalar. Sehingga tidak bisa berbuat banyak selain hanya bisa menghubungi pemadam kebakaran, untuk meminta pertolongan.

Salah seorang warga setempat, Arul  mengatakan, warga cukup dikejutkan dengan kebakaran yang terjadi. Api cepat membesar, karena material tiga unit rumah itu terbuat dari kayu dan juga banyak tumpukan barang bekas.

“Kami tidak bisa menolong karena api sudah keburu membesar. Apalagi kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan juga banyak tumpunkan barang bekas. Sehingga kami hanya bisa menelepon petugas pemadam kebakaran untuk minta pertolongan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Timpa 5 Rumah di Rawang Padang

Kabid Damkar Kota Payakumbuh, Budi Kurniawan mengatakan, pihaknya langsung menanggapi laporan dari warga tersebut. Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh meluncur dengan mengirimkan seluruh armada dan personil ke lokasi.

Bahkan, dirinya sendiri bersama jajarannya ikut turun ke lokasi kejadian, meski waktu sudah menunjukkan pukul 02.30 WIB.

“Di lokasi api cepat membesar karena material tiga unit rumah itu terbuat dari kayu dan juga banyak tumpukan barang bekas. Sehingga petugas pemadam harus berjibaku dengan si jago merah selama kurang lebih dua jam. Itupun juga dibantu dua unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Limapuluh Kota,” ucapnya.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui sumber api. Kepolisian masih menyelidiki sumber api. Berdasarkan informasi dari pemilik rumah Zulfitri, dia melihat api di bagian atas langit-langit pojok rumahnya.

Baca Juga :  KAI Sumbar Tidak Wajibkan Rapid Test Anti Gen pada Libur Nataru

“Penyebab api masih diselidiki pihak berwajib, kerugian jiwa nihil dan kerugian materil ditaksir lebih dari Rp200 juta,” tambahnya.

 

  • Bagikan