Lubuk Basung – Beragam komunitas seni di Kabupaten Agam menggelar ajang Lapau Seni di GOR Rang Agam, Rabu (15/7/2026) malam, untuk memeriahkan HUT ke-33 Lubuk Basung.
Perhelatan ini menjadi panggung bagi seniman lokal untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Ketua Lapau Seni Lubuk Basung, David Indra Putra, menjelaskan rangkaian acara menyuguhkan perpaduan seni tradisional dan modern, mulai dari tari, musik, silek, hingga pembacaan puisi.
Pentas seni ini dijadwalkan berlangsung selama tiga malam berturut-turut.
David mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Agam yang telah memfasilitasi ruang ekspresi bagi para pegiat seni.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang memberikan peluang bagi kami untuk berpartisipasi dalam perayaan hari jadi ini,” ujar David.
Ia berharap seluruh pertunjukan dapat menghibur masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Pembukaan acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam, Handriasmi, bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Khasman Zaini, serta Camat Lubuk Basung, Ricky Eka Putra.
Handriasmi menekankan peringatan tahun ini mengusung tema “Basamo-Samo Mambangun Nagari, Saiyo Sakato Basamo Mambangun Nagari”.
Tema tersebut mengandung filosofi bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah.
“Daerah ini tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah, tetapi harus bersama-sama dengan masyarakat,” tegas Handriasmi.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi memberikan karya terbaik sebagai warisan bagi generasi mendatang.






