KPU : Hasil Pemilu Baru Perolehan Suara, Bukan Penetapan

JAKARTA, KABARSUMBAR – Hasil pemilu yang dibacakan KPU RI pada Selasa 21 Mei 2019 dini hari masih berupa perolehan suara. KPU sendiri belum sampai pada penetapan paslon capres-cawapres terpilih.

Hal itu dikatakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari dalam keterangan tertulisnya dilansir Republika, Selasa.

“SK KPU Nomor 987/2019 tanggal 21 Mei 2019 adalah penetapan hasil pemilu secara nasional berupa perolehan suara. Belum penetapan hasil pemilu berupa calon (capres-cawapres) terpilih. Jadi sekarang ini hasil pemilu masih berupa perolehan suara, belum sampai penetapan calon terpilih paslon pilpres,” kata Hasyim keterangan tertulisnya.

Hasyim menjelaskan, jika hasil pemilu sejatinya terbagi menjadi tiga hal diantaranya, suara, perolehan kursi dan calon terpilih.

Yang ditetapkan dalam jangka waktu maksimal 35 hari dari pemungutan suara merupakan hasil pemilu nasional berupa perolehan suara.

Hal ini pun diatur dalam pasal 413 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Hasil pemilu yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah perolehan suara yang potensial mempengaruhi perolehan kursi atau calon terpilih. Dalam hal pilpres, belum ditetapkan calon terpilih. Yang sudah ditetapkan adalah perolehan suara paslon,” jelas Hasyim.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU telah menetapkan hasil perolehan suara kedua paslon capres-cawapres.

Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara.

Sedangkan, untuk jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...