Lima Maskapai Ajukan Penerbangan Tambahan

Penumpang pesawat menunggu barang di Terminal Kedatangan BIM, Kamis (8/6/2018). Foto : Putri Caprita
Penumpang pesawat menunggu barang di Terminal Kedatangan BIM, Kamis (8/6/2018). Foto : Putri Caprita
Penumpang pesawat menunggu barang di Terminal Kedatangan BIM, Kamis (8/6/2018). Foto : Putri Caprita
Penumpang pesawat menunggu barang di Terminal Kedatangan BIM, Kamis (8/6/2018). Foto : Putri Caprita

KETAPING, KABARSUMBAR – Memasuki H-8 Lebaran Idul Fitri 1439 H, lonjakan penumpang mulai terlihat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (7/6/2018).

Pantauan KABARSUMBAR, para pemudik mulai memadati terminal kedatangan BIM sejak pagi. Sementara terminal keberangkatan belum terlihat lonjakan yang signifikan.

GM Angkasa Pura II, Dwi Anansa Wijaksana mengatakan, sejatinya belum ada lonjakan penumpang yang berarti. Namun, biasanya banyak penerbangan yang batal, pada H-8 ini tidak ada lagi yang batal, semua yang memiliki jatah penerbangan memakai jatahnya.

Dwi Ananda memperkirakan, lonjakan penumpang pada Lebaran kali ini mencapai 20 persen dan pergerakan pesawat meningkat 12 persen.

PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Minangkabau memperkirakan pergerakan pesawat pada saat arus mudik mulai dari 8 hingga 21 Juni 2018 mencapai sekitar 40 sampai 50 penerbangan per hari.

“Selama dua minggu sempat banyak terjadi low cancel dan sampai saat ini baru kembali normal. Peningkatan jumlah penumpang akan lebih banyak terlihat pada Jumat, Sabtu, Minggu atau 11 Juni 2018,” ujar Dwi.

Dwi menambahkan, saat ini sebanyak 5 maskapai penerbangan telah mengajukan penambahan jadwal penerbangan. Yaitu, Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Citilink dan Batik Air.

Perharinya kurang lebih 20 penerbangan yang datang dan pergi telah diterbangkan. Jika ditotal reguler mungkin telah mencapai 40 hingga bertambah 50 penerbangan.

Selain itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang , PT Angkasa Pura II juga meningkatkan jadwal penambahan jam penerbangan saat arus mudik dan balik Lebaran hingga pukul 03.00 WIB. Tidak hanya itu, dalam meningkatkan pelayanan Bandara International Minangkabau juga menyediakan rescue dan ambulance.

(Putri Caprita)