Sopir Bus AKAP Solok Terciduk Gunakan Narkoba Usai Jalani Tes Urine

Kedua pelaku bersama barang bukti setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Solok Arosuka dan BNNK Solok, Kamis (6/6/2018). Photo : Fernandez
Kedua pelaku bersama barang bukti setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Solok Arosuka dan BNNK Solok, Kamis (6/6/2018). Photo : Fernandez
Kedua pelaku bersama barang bukti setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Solok Arosuka dan BNNK Solok, Kamis (6/6/2018). Photo : Fernandez
Kedua pelaku bersama barang bukti setelah ditangkap Satresnarkoba Polres Solok Arosuka dan BNNK Solok, Kamis (6/6/2018). Photo : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR—Salah seorang sopir bus Angkutan Antar Kota dan Provinsi (AKAP) diciduk karena terindikasi positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Berawal darinya, dua pemuda kemudian diringkus oleh anggota Satresnarkoba Polres Solok Arosuka bersama petugas BNKK Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (7/6/2018).

Kedua pemuda itu, yakni OBR, 35, Warga Tanjung Paku, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok dan BA, 34, Warga VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok dicokol aparat di halaman SPBU Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, siang tadi.

Dari tangan keduanya, kepolisian dan petugas BNNK menyita sabu-sabu sebanyak dua paket kecil yang terbungkus plastik klem bening. Saat polisi mendekati dan menangkap mereka, kedua pemuda itu hendak membuang barang bukti, tapi nahas keburu disergap saat memasuki halaman pengisian bahan bakar minyak untuk kendaraan di daerah itu.

Sebelum penangkapan keduanya, polisi mengantongi ciri-ciri berdasarkan informasi dari sopir AKAP, saat menjalani tes urine oleh gabungan Satresnarkoba Polres Solok, Dishub, BNNK, dan Dinas Kesehatan di Jalan Umum Solok-Padang tepatnya depan kantor Dishub Kabupaten Solok. Sumbar.

Pengintaian pun berhasil dilakukan setelah menguntit keduanya ketika berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru, nomor polisi (Nopol) BA 6515 HT menuju area SPBU. Merasa dikuntit, keduanya kemudian hendak membuang barang bukti tapi sayang keduanya keburu dicegat.

Penangkapan keduanya sempat mengundang perhatian banyak warga, tak lama keduanya pun digiring ke Polres Solok Arosuka untuk diproses, setelah adanya pengakuan jika barang haram tersebut merupakan milik pembonceng yang ia dapat dari temannya yang membonceng. Pengakuan itu disaksikan karyawan SPBU Aswardi, 47.

[Fernandez]