Mahyeldi-Audy Sah Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar

  • Bagikan

Padang – Pasangan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy sah ditetapkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dikarenakan gugatan paslon Nasrul Abit-Indra Catri dan Mulyadi-Ali Mukhni ditolak.

“Dalam pokok permohonan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” ucap Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman.

Hasil keputusan MK terkait Perselisihan Hasil Pemilu Pilgub Sumbar 2020 dibacakan secara daring pada Selasa, 16 Februari 2021.

Gugatan paslon Nasrul Abit-Indra Cati ditolak karena tidak memiliki kedudukan hukum (selisih suara diatas 1,5%). Pemohon tidak memenuhi ketentuan pengajuan permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Perolehan suara Pemohon adalah 614.477 suara. Sedangkan perolehan suara Pihak Terkait (pasangan calon peraih suara terbanyak) adalah 726.suara. Sehingga, perbedaan perolehan suara antara Pemohon dan Pihak Terkait adalah 726.853 suara dikurangi 614.477 suara yakni 112.376 (5,01%) atau 33.619 suara,” jelas Hakim anggota Wahiduddin.

Sementara itu, salah satu penyebab gugatan paslon Mulyadi-Ali Mukhni tidak dapat diterima juga karena tidak memiliki kedudukan hukum akibat selisih suara diatas 1,5%.

Selain hal tersebut, gugatan Mulyadi-Ali Mukhni terkait paslon Mahyeldi-Audy melakukan pelanggaran dan kejanggalan sumbangan dana kampanye perorangan juga dibantah oleh Kuasa Hukum KPU Sumbar, Sudi Prayitno.

  • Bagikan