Menpora Audiensi Perpres tentang DBON dengan Berita Pikiran Rakyat

Menpora Audiensi Perpres tentang DBON dengan Berita Pikiran Rakyat. Foto: Dok Kemenpora RI

Bandung – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan kunjungan ke kantor Berita Pikiran Rakyat di Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/3). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan audiensi berupa penguraian Peraturan Presiden (Perpres) No. 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Pada diskusi, Menpora Amali membuka obrolan dengan menjelaskan peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia menilai bahwa media menjadi mitra penting bagi pemerintah. Untuk itu, pemerintah dalam segala bidang akan selalu bekerja sama dengan media-media.

“Perkembangan media saat ini memang sangat luar biasa. Media sangat efektif ya dalam menyampaikan informasi kepada publik. Oleh karenanya saya bersama SIWO PWI menjalin kerja sama dalam menyampaikan program-program yang ada,” kata Menpora Amali.

Kemudian, Menpora Amali menyampaikan DBON yang kini telah memiliki Perpres Nomor 86/2021. Lahirnya rencana induk pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional ini berawal dari arahan Presiden Joko Widodo saat Haornas 2020.

“Bapak Presiden menyampaikan saat itu, tidak masuk akal penduduk kita yang mencapai 270 juta kenapa susah mencari talenta atlet. Beliau menyampaikan untuk mereview ekosistem keolahragaan nasional,” ujar Menpora Amali.

Setelahnya, Menpora Amali merespons dengan berdiskusi dengan berbagai stakeholder, akademisi dan praktisi olahraga. Mereka memetakan berbagai permasalahan olahraga.

“Kita lakukan pemetaan, mendesain dan merancang ulang tentang keolahragaan nasional. Kita harus bikin pabrik juara, juara harus di cetak. Akhirnya lahir DBON,” jelas Menpora Amali.

Tepat Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38 Tahun 2021, Perpres Nomor 86/2021 tentang DBON diterbitkan Presiden Joko Widodo. Dasar pertimbangan terbutnya DBON adalah diperlukannya arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional jangka panjang secara terintegrasi dan kolaboratif untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam bidang keolahragaan.

“Jadi target utama kita dalam DBON ini adalah Olimpiade. Sedangkan Asian Games dan SEA Games menjadi sasaran antara. Kita juga fokus kepada cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi,” terang Menpora Amali.

Dalam tahapannya, Menpora Amali bilang akan menjaring sebanyak 250 ribu calon atlet yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kemudian dilakukan proses seleksi hingga didapatkan 150 atlet.

“150 atlet ini masuk dalam kategori atlet elite nasional. Mereka akan ditempatkan di training camp. Sehingga target prestasi yang diharapkan dalam DBON ini bisa tercapai. Kita siapkan mereka untuk tampil di Olimpiade,” tutup Menpora Amali.