Kota Padang

Padang Theater Jadi Pusat Kuliner, Pemko Rancang Event hingga Aktivitas Malam

×

Padang Theater Jadi Pusat Kuliner, Pemko Rancang Event hingga Aktivitas Malam

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

KABARSUMBAR – Pemerintah Kota Padang menyiapkan strategi untuk menghidupkan kembali kawasan Padang Theater setelah rehabilitasi selesai.

Kawasan tersebut diarahkan menjadi pusat kuliner dengan dukungan fasilitas dan kegiatan rutin.

Selain itu, pemerintah menyiapkan promosi serta sistem keamanan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan rehabilitasi tidak hanya menyasar kondisi fisik.

Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan fasilitas agar masyarakat nyaman beraktivitas di kawasan tersebut.

“Kita siapkan kenyamanannya, kita siapkan area yang bikin masyarakat atau pengunjung ke pasar,” ujar Fizlan.

Pernyataan itu disampaikan dalam dialog Pro 1 RRI Padang, Kamis, 24 September 2026.

Fizlan berharap kunjungan masyarakat tidak hanya meningkat saat event tertentu berlangsung.

Karena itu, pemerintah menyiapkan kegiatan yang dapat menjaga keramaian secara berkelanjutan.

Selain kegiatan rutin, Pemko Padang juga menyiapkan strategi promosi untuk mengenalkan kawasan tersebut.

Dengan begitu, Padang Theater diharapkan memiliki daya tarik bagi masyarakat sepanjang waktu.

Pemko juga membuka peluang pengembangan aktivitas hingga malam hari.

Namun, rencana tersebut menunggu kesiapan sejumlah fasilitas pendukung di kawasan.

Fasilitas tersebut mencakup penerangan, sistem keamanan, serta kamera pengawas atau CCTV.

Fizlan menjelaskan petugas keamanan nantinya turut memantau aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Pemerintah terlebih dahulu memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia sebelum aktivitas malam berjalan.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Pembangunan Universitas Andalas Delfia Tanjung Sari menyoroti faktor kenyamanan.

Menurut Delfia, fasilitas dan keamanan menjadi bagian penting untuk menarik kembali kunjungan masyarakat.

Selain itu, kedua faktor tersebut dapat membantu mengubah citra kawasan Padang Theater.

Delfia mengatakan kawasan tersebut masih menghadapi stigma negatif di tengah masyarakat.

Karena itu, kegiatan rutin dapat menjadi strategi untuk membangun kembali daya tarik kawasan.

Ia mengusulkan kegiatan yang melibatkan pelaku kuliner dan UMKM secara berkala.

Menurutnya, jumlah peserta juga perlu disesuaikan agar kegiatan tetap menarik dan terkelola.

“Event seperti itu perlu, engagement apakah kuliner, apakah UMKM,” katanya.

Delfia menilai kegiatan berkelanjutan penting untuk menjaga interaksi masyarakat dengan kawasan tersebut.

Namun, kegiatan tersebut tidak harus menghadirkan banyak stan sekaligus.

Pelaku usaha dapat memperoleh kesempatan secara bergiliran melalui sistem penjadwalan.

Dengan pola tersebut, masyarakat memiliki alasan untuk kembali mengunjungi Padang Theater.

Pada akhirnya, aktivitas kuliner, promosi, keamanan, dan event rutin dapat saling mendukung.

Strategi tersebut diharapkan membuat Padang Theater tidak hanya ramai saat agenda tertentu berlangsung.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.