Panswaslu Padang Belum Periksa Laporan

  • Bagikan
Ketua Panswaslu Kota Padang, Sumatera Barat, Dori Putra. Dok. kabarsumbar
Ketua Panswaslu Kota Padang, Sumatera Barat, Dori Putra. Dok. kabarsumbar
Ketua Panswaslu Kota Padang, Sumatera Barat, Dori Putra. Dok. kabarsumbar
Ketua Panswaslu Kota Padang, Sumatera Barat, Dori Putra. Dok. kabarsumbar

PADANG, KABARSUMBAR-Pengaduan tim sukses nomor urut satu, pasangan Emzalmi-Desri Ayunda yang dilayangkan ke Panwaslu Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terkait perhelatan Pilkada 2018, Rabu (27/6/2018) belum bisa diproses.

Alasan Panswaslu, dalam hal ini dikatakan Ketua Panswaslu Kota Padang, Sumbar, Dori Putra, dikarenakan belum memenuhi syarat formil materil, atau bukti belum ada dan belum di kirim ke Panswaslu itu sendiri.

Laporan itu terkait ada dugaan pelanggaran Pilkada 2018 memang telah diterima ada dua yang telah diajukan.

Pertama terkait netralitas petugas KPPS di salah salah satu TPS di Kecamatan Lubuk Begalung, serta beberapa dugaan seperti suket yang sudah kedaluarsa dan KTP . Tidak sesuai di Kecamatan Lubuk Kilangan.

“Laporan masih pemberitahuan saja, belum ada masuk tapi akan diterima,” katanya.

Ada juga laporan terkait pelanggaran ASN.

“Salah satu dari yang memenuhi unsur itu adalah keterlibatan pak Dian Fachri, tapi sudah ada rekomendasi dari pusat, yaitu teguran ringan. Sedangkan dua laporan belum ada rekomendasinya. Kalau untuk sanksi terkait pelanggaran tersebut, itu Pemko Padang yang melaksanakannya,” pungkas Dori.

[kabarsumbar]

  • Bagikan