Pemkab Pessel Kembangkan Wisata Hutan Bakau di Mandeh

PESSEL, KABARSUMBAR – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesisir Selatan berencana mengembangkan potensi hutan bakau di lokasi wisata Mangrove, Kawasan Mandeh.

Kabid Pengelolaan Sampah Limbah D3 dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Pessel Darpius Indra mengatakan, Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan memiliki kurang lebih, 750 hektar lahan.

Nantinya, hutan bakau itu akan disulap menjadi Kawasan wisata.

“Potensi Hutan Bakau di KWT Mandeh cukup luas, ini yang nantinya kita kembangkan,” kata Darpius.

Darpius menjelaskan, jika untuk menjadikan wisata hutan bakau di Mandeh, DLH Pessel telah melakukan studi banding di Desa Sukawarta, Perawang, Jawa Barat. Hal itu dilakukan guna melihat pengelolaan dan penataan untuk kawasan hutan bakau.

Hasil dari studi banding didapati, secara geografis wilayah, pengelolaan wisata hutan bakau tidak jauh berbeda dengan yang ada di Kawasan Mandeh tersebut.

Nantinya akan ada sejumlah bibit yang dapat dikembangkan seperti bakau jenis api-api, dan Rigopuro.

“Kelompok Gempita di daerah itu juga cukup komit dalam mengembangkan hutan bakau,” jelas Darpius.

Adapun sejumlah persiapan akan dicanangkan, kata Darpius, guna menjadikan lokasi tersebut sebagai wisata hutan bakau.

Mulai dari anggaran ke Provinsi hingga Pusat, trek jalan menuju kawasan, dan sarana-prasarana lainnya.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...