Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Pemkab Tanah Datar Dukung Percepatan Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi

139
×

Pemkab Tanah Datar Dukung Percepatan Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi

Sebarkan artikel ini

Padang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menyatakan komitmen penuh mendukung pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.

Dukungan tersebut ditegaskan Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam rapat koordinasi persiapan pembangunan ruas tol di Aula Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedi Tri Hariadi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta jajaran PT Hutama Karya.

Kajati Sumatera Barat, Dedi Tri Hariadi, menyebut proyek strategis nasional ini krusial untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia mengimbau seluruh kepala daerah yang wilayahnya dilintasi trase tol agar memberikan dukungan penuh demi kemajuan masyarakat.

Dedi juga mengingatkan agar pengerjaan proyek tetap memprioritaskan kelestarian lingkungan serta menghindari alih fungsi kawasan hutan secara serampangan.

Senada dengan hal itu, Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumatera Barat, Medi Iswandi, menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal.

Ia meminta pembangunan infrastruktur tidak menggerus nilai adat, sosial, dan budaya setempat.

Medi mendesak adanya pemetaan trase yang transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat dan meminimalisasi potensi konflik.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyoroti pentingnya keadilan dalam proses pembebasan lahan, khususnya tanah ulayat.

Ia meminta seluruh pihak memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan dalam skema ganti untung lahan.

Kepala Kanwil BPN Sumatera Barat turut menegaskan perlunya validasi status aset sejak dini untuk menghindari sengketa hukum di masa depan.

Terkait kesiapan wilayah, Bupati Eka Putra menyatakan trase sepanjang 18 kilometer di Tanah Datar sejauh ini tidak menemui kendala berarti.

Masyarakat melalui niniak mamak disebut telah memberikan restu dengan syarat khusus.

“Para niniak mamak berpesan agar trase tidak mengenai pandam pakuburan, rumah gadang, maupun surau masyarakat,” ujar Eka.

Ia berharap detail trase terbaru segera diserahkan agar pemerintah daerah dapat melakukan peninjauan lapangan secara akurat.

Eka memastikan pihaknya terus mengawal proses pembangunan ini agar berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan aspirasi warga.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.