Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Kembangkan Sektor Pariwisata, Pemkab Tanah Datar Gandeng Poltekpar Bandung

60
×

Kembangkan Sektor Pariwisata, Pemkab Tanah Datar Gandeng Poltekpar Bandung

Sebarkan artikel ini

Sinergi ini ditujukan untuk mengoptimalkan potensi wisata Tanah Datar yang kaya akan nilai budaya, sejarah, hingga kuliner.

Bandung – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menjalin kemitraan strategis dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung untuk mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata daerah yang berkelanjutan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, di Bandung, Rabu (17/6/2026).

Kolaborasi tersebut berfokus pada tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan destinasi wisata, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Sinergi ini ditujukan untuk mengoptimalkan potensi wisata Tanah Datar yang kaya akan nilai budaya, sejarah, hingga kuliner.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan penggerak utama ekonomi daerah yang memerlukan sentuhan inovasi akademik agar mampu bersaing di kancah nasional dan internasional.

Ia menyatakan kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk mempromosikan pariwisata daerah secara lebih profesional.

“Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi daerah dalam mewujudkan pariwisata berkualitas yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eka.

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Dr. Anwari Masatip, menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari program strategis institusinya.

Dia memastikan pihaknya siap memberikan pendampingan teknis, mulai dari pengembangan desa wisata, konsep wisata ramah muslim, hingga pengelolaan produk unggulan daerah.

Anwari menambahkan, kerja sama ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk melaksanakan praktik lapangan dan penelitian terapan di Tanah Datar.

Pihaknya kini tengah mentransformasi program magang melalui konsep industrialisasi dengan durasi yang diperpanjang dari enam bulan menjadi satu tahun.

“Melalui kebijakan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak signifikan bagi pengembangan pariwisata setempat,” jelas Anwari.

Prosesi penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Beberapa yang hadir di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Parpora) Hendri Abbas, Kepala Bagian Prokopim Roza Melfita, serta Kasubag Kerja Sama Yovita Aprilliya Putri.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.