Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai mematangkan persiapan menghadapi penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Padang, Kamis (11/6/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menyatakan pertemuan ini menjadi fase krusial untuk mengevaluasi kesiapan daerah berdasarkan sembilan tatanan penilaian Kota Sehat.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat diinstruksikan segera melengkapi dokumen bukti pendukung serta mempercepat pemenuhan indikator di sektor masing-masing.
“Kami sudah menyelesaikan koordinasi dengan seluruh OPD terkait. Kini, kami fokus menindaklanjuti berbagai poin penting dalam sembilan tatanan penilaian tersebut agar target dapat tercapai,” ujar Srikurnia Yati seusai rapat.
Sejumlah sektor prioritas menjadi sorotan dalam penguatan indikator ini.
Di bidang pendidikan, Pemkot Padang menargetkan pemenuhan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh jenjang serta akselerasi program Sekolah Ramah Anak.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah fokus menyiapkan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas serta mengoptimalisasi program Car Free Day.
Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus berupaya memastikan kawasan hunian warga tetap sehat, aman, dan nyaman.
Srikurnia menekankan bahwa keberhasilan meraih status Kota Sehat tidak bisa dicapai oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas lini.
Selain sinergi pemerintah, ia menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Ini bukan kerja satu OPD, perlu kolaborasi kuat. Pemahaman masyarakat mengenai PHBS juga sangat krusial untuk mendukung misi Wali Kota dalam mewujudkan Padang sebagai Kota Sehat,” tegasnya.
Melihat progres dan komitmen yang ditunjukkan, Dinas Kesehatan Kota Padang optimistis peluang meraih penghargaan tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara, terbuka lebar.
Keyakinan tersebut didukung oleh komitmen Wali Kota Padang Fadly Amran serta pergerakan masif Forum Kota Sehat hingga ke tingkat RT/RW.






