Pemko Sampaikan Nota Pengantar Rancangan Perda Tentang APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023

Solok Kota – Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Solok, Jum’at (18/11).Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Wawako  menyampaikan Nota Pengantar untuk 2 buah Rancangan Peraturan Daerah yakni Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Solok Tahun Anggaran 2023 ini, telah melalui beberapa tahapan dimana saat ini kita telah sampai pada tahapan penyampaian Rancangan Perda tentang APBD kepada DPRD.
“Adapun tahapan penyusunan APBD diawali dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Kota Solok pada Tanggal 13 Agustus 2022 yang lalu.
Sebagai perwujudan dari perencanaan pembangunan partisipatif, dalam rangka menampung aspirasi dari masyarakat, maka RAPBD Tahun Anggaran 2023 ini juga mempedomani Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun berdasarkan hasil musrenbang mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga Tingkat Kota.
Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2023 ini juga sudah melalui sinkronisasi kebijakan pembangunan dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi guna mendukung tercapainya prioritas pembangunan nasional dan prioritas pembangunan provinsi Sumatera Barat” sebut Wawako.
Secara umum Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Solok Tahun Anggaran 2023 terdiri dari rencana atau target pendapatan daerah, rencana alokasi belanja daerah dan rencana pembiayaan daerah.
“Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Solok Tahun Anggaran 2023, sebagai berikut :
I. PENDAPATAN DAERAH
Total pendapatan daerah Tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp 546.823.246.705 (Lima ratus empat puluh enam milyar delapan ratus dua puluh tiga juta dua ratus empat puluh enam ribu tujuh ratus lima rupiah)
II. BELANJA DAERAH
Total Belanja Daerah Tahun 2023 direncanakan sebesar Rp 693.312.152.916 (Enam ratus sembilan puluh tiga milyar tiga ratus dua belas juta seratus lima puluh dua ribu sembilan ratus enam belas rupiah)
III. PEMBIAYAAN DAERAH
Pembiayaan Neto Tahun 2023 direncanakan sebesar defisit anggaran yaitu Rp 146.488.906.211 (Seratus empat puluh enam milyar empat delapan puluh delapan juta sembilan ratus enam ribu dua ratus sebelas rupiah)
Selanjutnya kami sampaikan besaran defisit anggaran pada RAPBD Tahun Anggaran 2023 ini. Setelah disandingkan target Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah, maka terdapat selisih kurang target pendapatan daerah atau terjadi defisit anggaran sebesar Rp 146.488.906.211 (Seratus empat puluh enam milyar empat ratus delapan puluh delapan juta sembilan ratus enam ribu dua ratus sebelas rupiah).
Defisit anggaran ini direncanakan akan ditutup dengan rencana pembiayaan daerah, yaitu dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2022 dan penerimaan pinjaman daerah melalui Program PEN.
Keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan tingginya tingkat ketergantungan keuangan daerah kepada pemerintah pusat karena keterbatasan potensi pendapatan asli daerah, menuntut pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan kebijakan pengalokasian belanja daerah.
Selanjutnya agar pelaksanaan APBD Kota Solok nantinya dapat berjalan lebih efektif dan efisien, kami juga mengharapkan pemantauan dan pengawasan dari seluruh komponen masyarakat melalui wakil-wakilnya di lembaga DPRD yang terhormat ini.
Melalui kerja keras, serta upaya yang sungguh-sungguh dan komitmen yang tinggi dari seluruh unsur pemerintah daerah, DPRD serta didukung oleh seluruh komponen masyarakat, kami berharap RAPBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023 ini akan semakin efektif berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Solok yang kita cintai ini.
“Dengan adanya Peraturan Daerah ini, kami berharap dalam pengelolaan keuangan daerah dapat semakin tanggap terhadap berbagai macam dinamika pembangunan daerah yang terjadi. Sehingga proses-proses pembangunan daerah akan menjadi lebih baik. Baik dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Peraturan daerah ini dapat menjadi acuan dan memberikan manfaat yang besar untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih signifikan nantinya, tutup Wawako.