Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meminta seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap modus baru peredaran gelap narkoba.
Saat ini, sindikat kejahatan diduga mulai menyasar anak usia sekolah untuk dijadikan kurir guna mengelabui aparat penegak hukum.
Peringatan tersebut disampaikan Maigus saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Al Muzakkirin, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (31/5/2026).
Ia menekankan pentingnya sikap kritis masyarakat terhadap berbagai tindakan mencurigakan yang sering kali dikemas dengan kedok kebaikan.
“Masyarakat harus lebih kritis. Jangan sampai generasi muda kita mudah tergiur oleh bujuk rayu, iming-iming uang, maupun hadiah dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Maigus.
Menurutnya, keluarga merupakan benteng utama dalam melindungi anak dari ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.
Dia mendesak para orang tua agar lebih intensif memantau aktivitas harian anak untuk mendeteksi potensi ancaman sedini mungkin.
“Orang tua harus hadir secara utuh dalam kehidupan anak. Pengawasan, perhatian, serta komunikasi yang baik menjadi langkah krusial untuk mencegah mereka terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,” tegasnya.
Maigus menambahkan bahwa fondasi untuk menghadapi persoalan sosial saat ini adalah membangun keluarga yang bertakwa.
Keharmonisan rumah tangga yang mengedepankan tanggung jawab dan pendidikan agama dinilai sangat efektif dalam membentuk karakter anak yang kuat.
Menyikapi dinamika sosial tersebut, Pemerintah Kota Padang berkomitmen memperkuat pendidikan karakter melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.
Program ini dioptimalkan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, literasi, dan pembinaan moral.
“Program Smart Surau mencakup kegiatan Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, hingga penyediaan ruang belajar digital dengan fasilitas WiFi gratis,” jelas Maigus.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat sinergi pengawasan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menyelamatkan masa depan generasi muda di Kota Padang dari ancaman peredaran narkoba.






