Pemko Solok Gelar Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H

Solok Kota – Bertempat di Masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok, Jum’at (29/7).Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1444 H.
Turut hadir, Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, Sekretaris Daerah Kota Solok, Syaiful A, asisten sekda, staf ahli walikota, para kepala OPD, Camat, Lurah serta undangan lainnya. Penceramah pada kesempatan itu, Ketua MUI Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar.
Wako Zul Elfian dalam sambutannya mengatakan, Momentum pergantian tahun baru hijriyah hendaknya menjadi refleksi bagi kita untuk bermuhasabah. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah sebagai tonggak penanggalan kalender hijriyah membawa pesan bahwa perubahan sebagai keniscayaan dalam kehidupan. “Allah tidak akan mengubah nasib satu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubahnya”. (QS. Ar Rad: 11).
Hijrah yang dimaknai sebagai upaya perbaikan menggambarkan tentang gerak hidup setiap hamba yang dinamis laksana air yang mengalir. Perubahan yang mengarah kepada kebaikan mesti dipahami sebagai orientasi menuju peradaban qur’ani. Berikhtiar tiada henti untuk menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.
Tantangan yang dihadapi setiap hamba sejak zaman dahulu hingga saat ini hakikatnya tidak jauh berbeda. Keputusan Rasulullah SAW untuk melakukan hijrah ke Madinah dilatarbelakangi oleh dahsyatnya sepak terjang kaum jahiliyah yang menentang keras ajaran Illahiyah yang diwahyukan kepada Nabi akhir zaman.
Puncak perlakukan kezaliman para musuh Islan yang sudah tidak bisa ditolerir mendorong para sahabat setia mendampingi Nabi SAW untuk berhijrah ke Madinah. Dalam suasana berduka karena ditinggal wafat orang-orang yang dicintainya, Nabi SAW masih mendapat cemoohan dari kaum Quraisy dan ancaman keselamatan jiwanya serta para pengikutnya.
Hikmah dari peristiwa hijrah pada masa Rasulullah SAW dalam kontek saat ini adalah meninggalkan suatu perbuatan, menjauhkan diri dari pergaulan yang tidak baik. Semangat perubahan dan optimisme menjadi motivasi kita agar senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan. Istiqomah dalam ber-amar ma’ruf nahi munkar.
“Dengan Tabligh Akbar ini, diharapkan seluruh hadirin dapat menyerap ilmu dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga Ukhuwah Islamiyah akan terjaga dan nantinya Kota Solok Kota Beras Serambi Madinah yang diberkahi Allah SWT dapat terwujud,” tutup wako.