EkonomiPemerintahSumatera Barat

Perkembangan Transportasi Dapat Tingkatkan Pariwisata Sumbar

1398
×

Perkembangan Transportasi Dapat Tingkatkan Pariwisata Sumbar

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat memberikan kata sambutan dalam acara Pembinaan Pengusaha Angkutan Umum dengan tema Peningkatan Sinergitas Antara Pemerintah Dengan Pelaku Usaha Untuk Menciptakan profesionalisme dalam Angkutan Umum yang efektif dan efesien di Pangeran Beach Senin, (22/10/2018
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat memberikan kata sambutan dalam acara Pembinaan Pengusaha Angkutan Umum dengan tema Peningkatan Sinergitas Antara Pemerintah Dengan Pelaku Usaha Untuk Menciptakan profesionalisme dalam Angkutan Umum yang efektif dan efesien di Pangeran Beach Senin, (22/10/2018

 

PADANG, KABARSUMBAR – Dengan adanya perkembangan transportasi dalam bidang pelayananan dan fasilitas dapat mempengaruhi peningkatan pariwisata yang ada di Sumatra Barat (Sumbar).

Wakil Gubenur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan pariwisata di Sumbar tidak akan berkembang tanpa adanya transportasi. Hal tersebut karena wisatawan akan sulit menuju tempat wisata tersebut jika tidak adanya kendaraan.

“Dengan pelayanan angkutan umum yang lebih baik, tentunya akan memberikan dampak yang dapat mempengaruhi jumlah wisatawan yang akan datang ke Sumbar,” ujar Nasrul di Hotel Pangeran Beach Senin, (22/10/2018).

Pihaknya menegaskan kepada para pengelola transportasi agar mampu menciptakan citra positif yang tidak berobah dalam komitmen dan lebih mementingkan keuntungan masa depan yang lebih baik.

Dikatakannya, pada 2018 ini, Sumbar menargetkan jumlah wisatawan dapat mencapai angka 9 juta wisatawan nasional. “Agar jumlah wisatawan bisa meningkat setiap tahun, maka sebagai tuan rumah harus menyediakan pelayan yang aman, nyaman dan ramah,” kata dia.

Lebih lanjut dijelaskannya, demi meningkatkan sinergitas antara pemerintah dengan pelaku usaha angkutan diperlukan juga kerjasama dengan para sopir agar terciptanya profesionalisme pelayanan angkutan umum yang efektif dan efisien.

“Seperti dilarang berhenti di kawasan kelok 9 di kabupaten Limapuluh Kota. Seharusnya para sopir juga menaatinya. Namun kami juga menerima masukan, apalagi yang kurang dan destinasi mana saja,” paparnya.

Selain itu Nasrul mengimbau, kepada elemen pemerintah Sumbar untuk membangun pariwisata yang lebih baik jangan hanya memikirkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja, tanpa melakukan perbaikan pelayanan dan simpatik yang baik.

“Boleh saja memikirkan PAD, tapi harus memikirkan dampak jangka panjang yang akan didapat. Peningkatan pelayanan yang baik dari segi angkutan umum, rumah makan, penginapan, dan lain sebagainya, tentu dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang berkunjung,” ungkapnya.

Terakhir, dia juga mengajak kepada seluruh pengusaha angkutan yang hadir bagaimana untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam menciptakan kendaraan umum yang aman, nyaman, untuk keselamatan penumpang. Seperti memastikan dulu kondisi kendaraannya apakah layak pakai.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi mengatakan dengan melakukan pembinaan kepada pengusaha angkutan umum yang ada diharapkan akan terciptanya transportasi yang lancar, memberikan kenyamanan dan juga memperkecil pos biaya dalam rangka menjalankan perjalanan masyarakat.

“Pembinaan ini penting bagaimana menciptakan pengunjung itu supaya aman, nyaman, tertib, lancar, efektif, dan efisien. Serta bertujuan untuk mengevaluasi terhadap pelayanan kepada penumpang, agar kemungkinan pemanfaatan oleh sopir dalam mencari keuntungan sangat kecil,” ujarnya.

Terakhir Heri menyebutkan pelayanan ini penting mengingat karakter dari pelayan angkutan umum yang bermacam-macam. Seperti angkutan profesional, angkutan kota (angkot), angkutan kota antar provinsi, antar jemput antar provinsi (AJAP), taksi, dan lain sebaginya.

“Karena aspek transportasi sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat seiring meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Sumbar,” tutupnya.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.