Solok – PLN UP3 Solok bersama BPBD Kota Solok menggelar simulasi tanggap darurat gempa bumi, Sabtu (30/9).
Simulasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi potensi bencana.
Sebanyak 50 peserta, terdiri dari Tim Tanggap Darurat, pegawai, dan tenaga alih daya (TAD) UP3 Solok, mengikuti kegiatan ini.
Armelius dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Solok memandu materi teknis simulasi.
Simulasi meliputi prosedur “drop-cover-hold on”, aktivasi sirene, evakuasi, dan penanganan korban.
Peserta juga mendapatkan penguatan tata kelola Business Continuity Management System (BCMS) ISO 22301:201.
Manajemen UP3 Solok menekankan pentingnya disiplin K3L dan kepatuhan standar keberlangsungan bisnis. Langkah ini untuk memastikan layanan kelistrikan tetap andal saat kondisi darurat.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, mengapresiasi inisiatif UP3 Solok. Ia menyebut simulasi ini penting untuk memastikan pelayanan tetap berjalan saat terjadi gangguan.
PLN mengimbau seluruh unit untuk rutin melakukan drill dan inspeksi sarana darurat. Tujuannya adalah menjaga keselamatan kerja, keandalan pasokan, dan kepuasan pelanggan dalam berbagai skenario bencana.






