Kota PadangRagam

Ribuan Peserta Ikuti Parade Tauhid Sambut Tahun Baru Islam di Padang

64
×

Ribuan Peserta Ikuti Parade Tauhid Sambut Tahun Baru Islam di Padang

Sebarkan artikel ini

 

Padang – Ribuan umat Islam memadati jalanan Kota Padang dalam kegiatan Parade Tauhid untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026) pagi.

Kegiatan yang diawali dengan longmarch dari Pelataran Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Parade ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI Jelita Donal, Habib Rizieq Shihab, Ustadz Derry Sulaiman, serta berbagai tokoh Islam nasional lainnya.

Turut hadir pula konten kreator Willie Salim, pimpinan ormas Islam, serta ribuan peserta yang mengumandangkan takbir dan salawat sepanjang rute Jalan Jenderal Sudirman.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi antusiasme masyarakat dan panitia yang telah menyukseskan acara tersebut.

Menurutnya, Parade Tauhid merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat hijrah menuju perubahan hidup yang lebih baik.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Mudah-mudahan parade tauhid ini menjadi bagian dari ikhtiar kita memperlihatkan perubahan demi perubahan ke arah yang lebih baik melalui momentum pergantian tahun baru Islam,” ujar Fadly Amran.

Fadly menegaskan, Pemko Padang terus memperkuat nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) melalui program unggulan seperti Smart Surau dan Sinergi Nagari.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk memasukkan Parade Tauhid ke dalam rangkaian agenda Festival Surau.

“Insya Allah, lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nagari di Dalam Kota menjadi langkah strategis kita untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan niniak mamak. Selain itu, kami tengah menyiapkan revisi Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) sebagai upaya menjawab persoalan sosial seperti tawuran dan pergaulan bebas,” tegasnya.

Sementara itu, inisiator kegiatan, Jelita Donal, menjelaskan bahwa aksi longmarch ini merupakan simbol hijrah.

“Aksi longmarch dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol hijrah. Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT dan semakin memperkuat persatuan dan kebangkitan umat Islam khususnya di Sumatera Barat,” ujar pria yang akrab disapa Ustadz Jel Fathullah tersebut.

Setibanya di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, rangkaian kegiatan ditutup dengan orasi ulama, pembacaan resolusi masyarakat Sumatera Barat, serta doa bersama.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.