Siaran Langsung Debat Cawako-Cawako Padang Terputus, Penonton Kecewa

Masyarakat Kota Padang yang menyaksikan dan mendengarkan Siarang langsung debat calon Wali Kota-Wakil Wali Kota melalui siaran televisi dan radio online kecewa karena siaran langsung terputus mendadak. Diduga hal ini terjadi karena ada kerusakan jaringan.

Seperti disampaikan Yanti, 31, warga Perumnas Belimbing, Kuranji. Dia mengatakan, saat proses debat baru dimulai dia sedang berobat di Pondok. Dia pun mendengarkan sesi debat melalui radio online.

Ketika selesai berobat, dia mendengarkan debat melalui siaran radio di mobil yang ditumpanginya. Meski siaran hilang timbul, dia tetap berusaha menyimak. Begitu sampai di rumah, dia kembali menghidupkan radio online. Namun siaran terputus mendadak dan tidak bisa diakses tepat ketika Emzalmi menanggapi jawaban tentang implementasi kearifan lokal budaya Minang dalam pemerintahan.

Sementara Veki, 24, yang juga mendengarkan radio online juga kaget karena siaran terputus. Dia buru-buru ke warung tetangga untuk minta menonton Padang TV. “Ternyata siaran sudah berganti menjadi iklan,” jelasnya.

Padahal, menurut Veki debat antar calon Wali Kota ini adalah sesi yang paling ditunggunya, sehingga dia jadi punya referensi untuk memilih pemimpin Padang ke depannya.
“Ondeh, kecewa penonton,” ujarnya kesal di salah satu warung di Perumnas Belimbing.

Manager Program dan Produksi Padang T, Dasrul menyampaikan, siaran langsung Padang TV terkait debat publik paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang tidak dapat dilanjutkan karena adanya ganguan sinyal jaringan provider di Sumatera Barat.

“Pelaksanaan siaran langsung seyogyanya disiarkan dari jam 8 malam hingga 10 malam. Jaringan terputus sejak pukul 8.30 malam.

“Sebelumnya jam 8 sampai 8.30 dengan rangkaian acara pembukaan dan sesi pertama masih lancar,” ujar Dasrul melalui WhatsApp.

Untuk memenuhi tingginya permintaan pemirsa Padang TV terkait siaran debat. Padang TV akan menyiarkan ulang pada hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 pukul 20.00 sampai 22.00 WIB. “Manajemen menyampaikan maaf terkait kendala teknis ini,” pungkasnya.

[Hijrah Adi Sukrial]