Tahun 2017, Hewan yang Dikurbankan di Agam Meningkat

Ilustrasi Hewan Kurban
Ilustrasi

Jumlah hewan yang dikurbankan di Kabupaten Agam meningkat drastis dibandingkan tahun 2016, lalu. Kondisi diyakini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam adanya peningkatan kesadaran berkurban, ditambah lagi peningkatan ekonomi pada umat muslim.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arief Restu mengatakan, berdasarkan data yang diperiksa oleh petugas kesehatan hewan, tercatat jumlah hewan kurban mencapai 5.105 ekor.

Dimana dari 5.105 ekor tersebut terdiri dari sapi 4.910 ekor, kerbau 4 ekor dan kambing 191 ekor. “Tahun ini jumlah hewan kurban sebanyak 5.105 ekor, meningkat dibanding Idul Adha tahun 2016 lalu, yang hanya 5.057 ekor,” kata Arief di Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Menurut Arief, meskipun setelah Idul Adha, populasi sapi maupun kerbau berkurang. Namun, secara keseluruhan, ketersediaan hewan di Kabupaten Agam tetap mencukupi.

Apalagi saat ini, pihaknya juga mengaku, terus memacu populasi ternak besar seperti sapi melalui program UPSUS SIWAB (Upaya Kusus Sapi Indukan Wajib Bunting).

Salah satunya dengan mengintensifkan pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB). “Sampai kondisi Agustus 2017, pelaksanaan IB di Kabupaten Agam telah terealisasi sebanyak 3.447 ekor, bunting 1.623 ekor, dan kelahiran 960 ekor,” pungkasnya.

Loading...
KPU HIMBAUAN
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...