#BikinAsikdiRumah - Mar 2020
#BikinAsikdiRumah - Mar 2020

Tiga Warga Kota Solok Positif Covid-19

Solok Kota – Kamis 30 Juli 2020, Pemerintah Kota Solok memberikan keterangan pers terkait kasus pasien 07 yang terkonfirmasi positif COVID-19 Pada hari Senin 27 Juli 2020, tim gugus tugas melaksanakan tracking dan mengambil swab tes terhadap 81 orang kontak erat dengan pasien 07. Dan hari itu juga dilakukan swab pada 19 orang yang terdiri dari ASN, dan masyarakat.

Wali Kota Solok Zul Elfian melalui Syaiful  Sekretaris Daerah sekaligus Selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solok menyampaikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas terhadap 100 sampel yang dikirimkan Posko COVID-19 Banda Panduang diperoleh hasil 3 orang diantaranya dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Untuk seluruh kontak erat dengan pasien 07, Alhamdulillah dinyatakan negatif.

Disamping itu, RSUD M. Natsir Solok juga mengirimkan sampel swab ke Laboratorium dan dinyatakan terkonfirmasi positif sebanyak 1 orang.

Terkait 4 orang terkonfirmasi positif tersebut tim gugus tugas menjelaskan Salah seorang dari 3 orang terkonfirmasi positif, yang sampelnya dikirim oleh Posko COVID-19 Banda Panduang yakni seorang ASN Kantor Camat Tanjung Harapan Tn. N usia 39 tahun yang merupakan warga Saok Laweh Kabupaten Solok yang terkonfirmasi positif tanpa gejala (asimptomatik). oleh karena warga Kabupaten Solok untuk penanganan yang bersangkutan, tracing serta tracking di tempat tinggalnya dilakukan oleh Gugus Tugas Kabupaten Solok. Sedangkan untuk tracing dan tracking di wilayah Kota Solok tetap dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Kota Solok.

Sedang 2 orang lainnya adalah pasangan suami istri yang merupakan warga RT3 RW3 Kelurahan VI Suku yakni; Tn. S usia 64 tahun pekerjaan Wiraswasta dan istrinya Ny. E usia 63 tahun. Kedua orang ini terkonfirmasi positif dengan gejala (simptomatik). Saat ini keduanya masih menjalani Isolasi mandiri dirumahnya dan direncanakan hari ini akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter terkait gejala yang dirasakan untuk menentukan penanganan lebih lanjut terhadap keduanya.

Syaiful juga menjelaskan terkait satu yang terkonfirmasi positif dari sampel yang dikirim RSUD M. Natsir merupakan perawat RSUD M. Natsir Ny. F usia 32 tahun, warga Berok Kelurahan Pasar Pandan Air Mati, yang bersangkutan terkonfirmasi positif tanpa gejala (asimptomatik). Dan saat ini telah menjalani isolasi di RSUD M. Natsir Solok.

“Dengan adanya penambahan 3 orang kasus TERKONFIRMASI positif COVID-19 warga Kota Solok tersebut, yakni Tn. S pasien 08, Ny. E pasien 09 dan Ny. F pasien 10, sampai hari ini akumulasi kasus terkonfirmasi positif di Kota Solok menjadi 10 orang,” ucapnya

Syaiful juga menjelaskan untuk hari ini, KONTAK ERAT di Kota Solok ada penambahan 22 orang, yang merupakan hasil tracking terkait kasus terkonfirmasi positif pasien 08, 09, 10 serta ASN Kantor Camat  sehingga akumulasi sampai hari ini menjadi 113 orang. Seluruh kontak erat terkait kasus terkonfirmasi akan diambil swabnya hari ini di Posko COVID-19 Banda Panduang.

Sedang SUSPEK pada hari ini tidak ada penambahan. Sampai saat ini hanya terdapat 1 suspek yang telah diambil swabnya dinyatakan negatif, saat ini diisolasi mandiri dirumahnya.

“Untuk kasus PROBABLE, Alhamdulillah sampai hari ini belum ada di Kota Solok,” ucap syaiful.

Melihat kondisi ini, upaya masif yang dilakukan dalam memutus mata rantai dengan pengambilan swab telah menunjukkan efektivitasnya dalam mendeteksi lebih awal terhadap penyebaran COVID-19.

“Namun, kita masih bisa bersyukur jika melihat kondisi sekarang bahwa terkait penyebaran COVID-19 di Kota Solok bahwa berdasarkan hasil tracking dan tracing, hampir semua yang terpapar adalah imported casem Yang local transmission hampir tidak ada,” ujarnya.

Pemerintah Kota Solok menghimbau bagi siapapun yang baru pulang bepergian dari luar sumbar, terutama dari daerah yang kategori merah (pulau Jawa dan sebagian provinsi lainnya di Indonesia), bagi yang menggunakan transportasi udara begitu mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) segera lakukan test PCR/SWAB secara gratis. Seluruh biaya test PCR ini ditanggung oleh Pemprov Sumbar. Sedangkan untuk menggunakan transportasi darat dapat melakukan swab di Posko COVID-19 Banda Panduang di Kota Solok.

Pemerintah Kota Solok meminta kepada masyarakat agar disiplin menjalani protokol kesehatan untuk mengatasi perkembangan covid-19. Pakai masker, hindari kerumunan, sering cuci tangan, pulang kerumah dari manapun ganti pakaian dan langsung mandi. Hindari beli makanan yang terbuka. Ingatkan pelayan makanan untuk tetap pakai masker dan dilarang keras pelayan makanan bicara didepan makanan, walaupun pakai masker.

“Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Mari kita semua dapat menjalani adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19 dengan saling mengingatkan. Lindungi diri kita karena dengan melindungi diri kita dengan sendirinya kita telah melindungi orang lain,” tutup Syaiful.

 

 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...