Padang – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sepuluh warga negara asing (WNA) setelah kapal motor yang mereka tumpangi, KM Sueisan Indo Satu, mengalami kebocoran lambung di perairan Pulau Sinyamuk, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (25/7/2025) malam.
Kapal yang mengangkut 10 WNA dan 6 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia ini mengalami insiden sekitar pukul 23.55 WIB saat berlayar dari Muara Padang menuju Pelabuhan Sikakap, Kepulauan Mentawai.
Laporan kejadian diterima Tim SAR pada Sabtu (26/7/2025) dini hari pukul 02.57 WIB.
“Kami terima laporan dini hari pukul 02.57 WIB. Tim SAR gabungan langsung bergerak dari Pelabuhan Bungus menuju lokasi menggunakan KN SAR Yudistira 227,” kata Ilham, Nakhoda KN SAR Yudistira 227.
Tim SAR tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 04.50 WIB.
Seluruh WNA berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat ke KN SAR Yudistira 227, sementara keenam ABK memilih untuk tetap tinggal di kapal guna melakukan perbaikan.
“Semua penumpang dalam keadaan sehat. Para WNA langsung kami evakuasi ke kapal SAR. Sementara ABK tetap di kapal karena mereka akan memperbaikinya sendiri,” ujar Ilham.
Setelah dievakuasi, para WNA dibawa ke Pelabuhan Bungus dan tiba sekitar pukul 07.25 WIB.
Mereka kemudian dijemput oleh pemandu wisata masing-masing.
WNA yang dievakuasi berasal dari Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Prancis, dan Peru.
Seluruh ABK merupakan warga Indonesia asal Padang.
Operasi SAR sempat terkendala cuaca buruk dengan gelombang laut mencapai 2,5 meter, disertai hujan dan angin berkecepatan 10 knot.
Meskipun demikian, proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa.






