Tradisi Makan Bajamba Tetap Eksis di Kabupaten Solok

Tradisi Makan Bajamba dalam pelantikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Kabupaten Solok di rumah dinas Bupati Solok, Sabtu 11 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Tradisi Makan Bajamba dalam pelantikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Kabupaten Solok di rumah dinas Bupati Solok, Sabtu 11 Agustus 2018. Foto : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Sabtu (11/8/2018) pagi bertempat di rumah dinas Bupati Solok, dilaksanakan prosesi adat makan bajamba dalam rangka pelantikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Kabupaten solok.

Bupati Solok, Gusmal mengatakan tradisi ‘Makan Bajamba’ atau makan duduk bersama dengan sejajar merupakan simbol kebersamaan dalam masyarakat minangkabau. Tradisi ini juga menyimpan makna eksplisit, jika orang Minangkabau telah bersepakat dan bermusyawarah yang menghasilkan keputusan yang terbaik untuk bersama.

Tradisi makan bajamba ini diikuti dari perwakilan 74 nagari dari kabupaten solok,delapan nagari yang dominan mengirimkan wakilnya yaitu Nagari Jawi-Jawi, Koto Gadang Guguak, Koto Gaek, Talang, Cupak, Batang Barus, Sungai Janiah, Selayo.

Tradisi Makan Bajamba dalam pelantikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Kabupaten Solok di rumah dinas Bupati Solok, Sabtu 11 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Tradisi Makan Bajamba dalam pelantikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Kabupaten Solok di rumah dinas Bupati Solok, Sabtu 11 Agustus 2018. Foto : Fernandez

Semua makanan dibawa dan dimasak oleh bundo kanduang dari rumah mereka masing-masing secara suka rela,dimana masing masing nagari memiliki spesifik makanan yang unik dengan ciri khas masing masing.

“Makanan yang dibawa dari masing masing nagari nantinya akan diatur penempatannya oleh sipangka (tuan rumah),dan setelah melalui prosesi adat yang berlangsung maka para peserta makan bajamba akan duduk sejajar, dan setelah ada kesepakatan dari ninik mamak yang berunding nanti akan di berikan pepatah petitih kepada seluruh peserta untuk bisa menikmati hidangan dalam prosesi makan bajamba tersebut, essensi dari makan bajamba adalah memupuk rasa persaudaraan dan keberagaman daerah,” kata Gusmal.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra mengatakan makan bajamba pada pengukuhan LKAAM Kabupaten Solok, disini diperlihatkan kebersamaan niniak mamak dan bundo kanduang yang bertanggung jawab untuk menyiapkan makanan para tamu.

“Hal ini diharapkan nantinya akan berkesan untuk para tamu yang datang dalam acara ini,” harapnya.

[Fernandez]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...