Wagub Sumbar Sarankan Warga Padang Panjang Pilih Pemimpin Seperti Ini

Wagub Sumbar Nasrul Abit berfoto bersama anak-anak saat Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Guguk Malintang Padang Panjang. Foto : Humas Pemprov
Wagub Sumbar Nasrul Abit berfoto bersama anak-anak saat Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Guguk Malintang Padang Panjang. Foto : Humas Pemprov
Wagub Sumbar Nasrul Abit berfoto bersama anak-anak saat Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Guguk Malintang Padang Panjang. Foto : Humas Pemprov
Wagub Sumbar Nasrul Abit berfoto bersama anak-anak saat Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Guguk Malintang Padang Panjang. Foto : Humas Pemprov

PADANG PANJANG, KABARSUMBAR-Masyarakat Padang Panjang diminta untuk menggunakan hak pilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 yang akan datang. Warga diimbau memilih pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan dan mencintai daerahnya.

Hal di atas disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di sela-sela Safari Ramadhan Pemprov Sumbar di Masjid Al Hidayah Guguak Malintang, Kota Padang Panjang, Kamis malam (24/5/2018)

“Masyarakat Padang Panjang memiliki sumberdaya manusia yang baik dan cerdas. Kemampuan SDM nya telah banyak melahirkan tokoh-tokoh daerah dan nasional, namun sangat sedikit yang menggunakan hak pilih pada Pilkada,” jelas Nasrul Abit.

Oleh karena itu dalam rangka menyukseskan pemilihan Kepala Daerah tahun ini, diharapkan keikutsertaan datang ke TPS memilih wali kota yang benar-benar cinta daerah dan memiliki visi yang jelas bagaimana memajukan kota ini serta meningkatkan sejahteraan masyarakat.

Nasrul Abit juga memberikan kriteria pemimpin yang layak untuk dipilih menjadi Wali Kota Padang Panjang. Pertama, Takah, yaitu sosok yang memang dari sisi penampilanya gagah,  memiliki kharisma, santun, dan dapat dipercaya.

Kedua Tokoh, yaitu sosok yang dikenal dan mau mengenal orang yang dipimpinnya. Dirinya selalu memperlihatkan kepribadian yang peduli, disenangi banyak orang karena baik dan pintar serta menjadi idola dan kebanggaan banyak orang.

Ketiga Tageh, yaitu sosok yang dikenal pekerja keras dan mau kerja keras bagi kepentingan masyarakat dan daerah yang akan dipimpinannya. Sosok yang tidak kenal waktu dalam bekerja memberikan yang terbaik bagi daerah dan semua orang.

“Ketiga keteria ini menjadi acuan pantas atau tidaknya bagi masyarakat minang, ketika memilih pemimpin atau utusan mewakilinya,” ungkap Wagub Nasrul Abit.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten Pembangunan dan Kesra,  Pjs Wali Kota Padang Panjang Irwan, Kadis Perikanan Sumbar,  Kadis PSDA Sumbar, perwakilan Bappeda, Biro Binmental dan Kesra, dan Biro Humas.

Pjs Wali Kota Padang Panjang, Irwan menyampaikan, jumlah penduduk Kota Padang Panjang 53 ribu jiwa, yang memiliki hak pilih 35 ribu orang. Dari data yang ada sementara pada pilkada pemilihan Gubernur hanya 44 persen atau sekitar 15 ribu  penduduk yang ikut serta. “Dan pada Pilwako yang lalu hanya 60 persen yang menggunakan hak pilih,” terangnya.

Untuk itu, pada Pilkada tahun 2018 dia menargetkan pemilih yang menggunakan hak pilih mencapai 75 persen dan pada pileg serta presiden nantinya target mencapai 77,8 persen.

(Hijrah Adi Sukrial)