Kota PadangSosial

YBM PLN UPT Padang Berdayakan 53 Keluarga Lewat Budidaya Ikan

×

YBM PLN UPT Padang Berdayakan 53 Keluarga Lewat Budidaya Ikan

Sebarkan artikel ini

Padang – Sebanyak 53 keluarga di Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapatkan dukungan sarana budi daya ikan air tawar melalui program pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Padang.

Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di kawasan Koto Parak, Jalan Djamaluddin Wak Ketok, Kelurahan Pisang, pada Rabu (28/10/2026).

Peluncuran program ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 dan menyasar keluarga yang berada di RW 02, RW 05, serta RW 06.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sarana fisik, tetapi juga mencakup pelatihan dan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan satu unit kolam bundar dengan diameter 200 sentimeter dan tinggi 90 sentimeter, lengkap dengan seluruh instalasinya.

Selain itu, masing-masing keluarga juga menerima bantuan bibit berupa 750 ekor ikan nila dan 50 ekor ikan mas.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memberikan apresiasi atas inisiatif YBM PLN UPT Padang yang dinilai selaras dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan gerakan urban farming atau pertanian perkotaan.

Menurut Maigus, penyusutan lahan pertanian akibat pembangunan kota menuntut masyarakat untuk memaksimalkan ruang yang masih tersedia, termasuk pekarangan rumah masing-masing.

Budi daya ikan air tawar dipandang sebagai salah satu alternatif efektif untuk menjaga produktivitas warga sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga.

“Program yang diluncurkan YBM PLN ini sejalan dengan semangat Pemko Padang dalam mengembangkan urban farming. Kita ingin masyarakat tetap produktif dan mampu memanfaatkan lahan yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Maigus.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pemanfaatan satu kolam di setiap rumah, melainkan dapat berkembang secara bertahap sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

“Bantuan yang diterima hari ini harus kita syukuri, manfaatkan, dan kembangkan. Kalau hari ini satu kolam, tahun depan kita berharap bisa menjadi dua, kemudian bertambah lagi,” katanya.

Maigus juga meminta Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang bersama camat, lurah, serta jajaran RT dan RW untuk memberikan pendampingan berkelanjutan agar program ini berjalan optimal.

Dukungan tersebut dianggap krusial agar Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang dapat berkembang menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi sosial YBM PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun mampu memperkuat kemandirian ekonomi keluarga serta menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal.

“Semoga program ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi keluarga dan kemandirian masyarakat,” kata Teguh.

Ketua YBM PLN UPT Padang, Wesli Hamdani, menjelaskan bahwa pendanaan program ini berasal dari zakat pegawai PLN yang disalurkan untuk membantu pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

Sebanyak 53 keluarga penerima manfaat telah melalui proses verifikasi berdasarkan data pemerintah dengan sasaran kelompok masyarakat pada desil 1–4.

Wesli menambahkan, bantuan sarana budi daya yang disertai pelatihan dan pendampingan bersama dinas terkait dirancang agar keluarga penerima tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan usaha yang menghasilkan pendapatan.

“Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga dan membuka peluang usaha produktif melalui bantuan sarana, pelatihan, serta pendampingan bersama dinas terkait. Kita berharap keluarga penerima manfaat mampu meningkatkan hasil panen dan memperluas usaha secara bertahap sehingga menjadi model pemberdayaan bagi kelurahan lain,” ujar Wesli.

Peresmian Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar tersebut turut dihadiri oleh Camat Pauh, Yandry, para lurah se-Kecamatan Pauh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pauh, serta tokoh dan elemen masyarakat Kelurahan Pisang.

Melalui program ini, budi daya ikan air tawar diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha produktif berbasis keluarga di Kota Padang.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.