Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang melakukan perekrutan terhadap 20 guru tahfiz guna memperluas jangkauan pembinaan Al-Qur’an melalui Program Unggulan “Satu Rumah Satu Hafiz”.
Melalui pembenahan program ini, kegiatan pembinaan tidak lagi hanya terpusat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, melainkan diperluas hingga ke seluruh kelurahan dan Islamic Centre.
Sebanyak 20 guru tahfiz yang direkrut tersebut akan ditempatkan di tiga lokasi berbeda.
Tiga orang akan ditugaskan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, 16 orang di kelurahan, dan satu orang di Islamic Centre untuk membina peserta lanjut usia (lansia).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako, Khairul Abdi, menjelaskan bahwa program tahfiz di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota sebenarnya telah berjalan sejak Agustus 2025.
Pada tahap awal, kegiatan tersebut melibatkan dua guru tahfiz dengan peserta yang berasal dari kalangan siswa SD, SLTP, dan SLTA.
Jumlah peserta sempat mencapai 70 orang, namun kemudian mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program serta memperluas jangkauan pembinaan ke masyarakat.
“Memperhatikan kondisi pelaksanaan program hingga Agustus 2026, Wali Kota Hendri Arnis menginstruksikan agar dilakukan pembenahan dan perbaikan. Salah satu langkahnya melalui perekrutan guru tahfiz, dengan tetap membuka kesempatan bagi guru yang telah terlibat sebelumnya untuk mengikuti seleksi,” jelasnya.
Melalui pembenahan tersebut, Pemko menargetkan pembinaan tahfiz di Pendopo dapat diikuti oleh 45 peserta.
Sementara itu, untuk pembinaan di kelurahan ditargetkan sebanyak 240 peserta, serta di Islamic Centre sebanyak 16 peserta lansia.
Perluasan program ke tingkat kelurahan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendekatkan layanan pembinaan Al-Qur’an kepada warga.
Peserta yang akan mengikuti pembinaan di Pendopo nantinya akan diseleksi dari peserta program yang ada di kelurahan.
Selain membimbing hafalan Al-Qur’an, guru tahfiz yang bertugas di Pendopo juga akan merangkap sebagai imam salat lima waktu.
Proses rekrutmen ini dilaksanakan oleh Tim Seleksi Guru Tahfiz Program Satu Rumah Satu Hafiz 2026 yang dipimpin oleh Asisten I Setdako, I Putu Venda.
Seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh tim.
Pendaftaran dibuka mulai 28 Oktober hingga 2 November 2026.
Seleksi administrasi dilaksanakan pada 3 November, yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman hasil administrasi pada 4 November.
Selanjutnya, tes kompetensi dan wawancara dijadwalkan berlangsung pada 5 November, sedangkan hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 13 November 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai proses seleksi dapat diperoleh masyarakat melalui Sekretariat Tim Seleksi di Bagian Kesra Setdako Padang Panjang.






