Kota PadangPemerintah

BPJS Gratis dan Dokter Warga Program Unggulan Pemko Padang

456
×

BPJS Gratis dan Dokter Warga Program Unggulan Pemko Padang

Sebarkan artikel ini

Kegiatan itu menghadirkan penyuluh dan petugas lapangan sebagai ujung tombak sosialisasi sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.

Balaikota Padang
Balaikota Padang

Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyebutkan, layanan kesehatan gratis menjadi skala prioritas pemerintah daerah sejak ia dan Wali Kota Fadly Amran dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan, program BPJS Gratis sebagai salah satu program unggulan daerah telah diluncurkan tak lama setelah pelantikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Maigus Nasir dalam kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem JKN (Gema Kompas JKN) yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Kompleks Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Rabu (9/7/2025).

Kegiatan itu menghadirkan penyuluh dan petugas lapangan sebagai ujung tombak sosialisasi sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.

Maigus menuturkan, peluncuran program BPJS Gratis dilakukan pada 5 Maret, tepat satu minggu setelah pelantikan.

“Ini bukan sekadar janji, tapi bukti bahwa layanan kesehatan gratis adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Maigus menekankan bahwa kepentingan kesehatan masyarakat lebih utama dibandingkan pembangunan fisik.

“Kami tidak masalah jika tidak membangun gedung, yang penting masyarakat dapat layanan yang layak. Tidak boleh ada warga yang sakit tanpa ditangani secara gratis,” katanya.

Selain BPJS Gratis, Pemko Padang juga telah mengimplementasikan Program Dokter Warga, yang memungkinkan tenaga medis langsung mendatangi rumah pasien.

Program ini ditujukan bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

“Cukup hubungi Puskesmas, maka dokter akan datang langsung ke rumah pasien. Ini solusi bagi warga yang tidak bisa berobat ke luar rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemko Padang juga menghadirkan Insentif Keluarga Pasien Kurang Mampu, program bantuan sebesar Rp 50.000 per hari selama tujuh hari bagi keluarga pasien rawat inap.

Insentif ini dikhususkan untuk membantu kebutuhan transportasi atau kebutuhan mendesak lainnya.

“Dengan program ini, keluarga pasien tetap bisa memiliki sumber pemasukan saat menjaga anggota keluarga yang sakit. Kami ingin memastikan bahwa pendamping pasien juga diperhatikan kesejahteraannya,” ujar Maigus.

Meski demikian, Maigus mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami detail mekanisme program-program tersebut, terutama terkait pendaftaran dan manfaat BPJS Gratis.

Dia menekankan pentingnya peran aktif dalam menyosialisasikan berbagai program kesehatan.

“Masih banyak warga yang bertanya-tanya soal teknis program. Sekarang tugas kita memastikan informasi itu sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Maigus berharap kegiatan Gema Kompas JKN menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan pemahaman tentang sistem JKN.

Dia menaruh harapan besar kepada para peserta kegiatan, khususnya Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat di lapangan.

“PKB dan PLKB ini berada di tengah-tengah masyarakat. Peran mereka sangat penting untuk menjelaskan program-program pemerintah secara langsung,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, mengapresiasi langkah progresif yang diambil Pemko Padang.

Ia menilai pendekatan komprehensif yang dilakukan daerah ini patut dicontoh, terutama karena turut mempertimbangkan dampak ekonomi bagi keluarga pasien.

“Kami sangat menghargai inisiatif yang menyentuh hingga ke persoalan keluarga pasien rawat inap. Ini adalah program yang sangat manusiawi dan menyentuh,” ucap David.

Langkah-langkah strategis Pemko Padang melalui program-program seperti BPJS Gratis, Dokter Warga, dan Insentif Keluarga Pasien dinilai sebagai bagian dari visi menuju Kota Padang yang sehat, inklusif, dan sejahtera.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan akses terhadap layanan kesehatan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.