Mentawai – Upaya pencarian korban perahu terbalik di perairan Kepulauan Mentawai yang terjadi Senin (14/7/2025) membuahkan hasil signifikan.
Sebanyak 17 dari 18 penumpang telah ditemukan selamat hingga Selasa siang (15/7/2025).
Tim SAR Gabungan kini fokus mencari satu korban yang masih dinyatakan hilang di tengah kondisi laut yang kurang bersahabat.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi, mengungkapkan perkembangan terbaru ini.
“Tadi malam berhasil diselamatkan tujuh orang, pagi ini ditemukan selamat 10 orang,” ujar Rudi pada Selasa (15/7/2025).
“Satu lagi masih hilang dan Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di kondisi laut kurang bersahabat.”
Sembilan penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang, termasuk seorang anggota DPRD Mentawai, berhasil ditemukan selamat oleh warga di perairan Guluk Guluk Mentawai pada Selasa pagi.
Mereka adalah Simbet, Wike, Adolf Sakerebau, Victor Tobing, Sartono (dengan kondisi sakit pada punggung), Kelvin, Isar (mengalami luka-luka karena menyelamatkan anak-anak), Tesalonika, Toroiji, dan Wita (anak-anak dengan kondisi lemah dan luka ringan).
“Sembilan ditemukan dengan berbagai kondisi, dievakuasi oleh warga di pantai perairan Guluk-guluk,” terang Rudi.
Korban selamat dievakuasi dari Pelabuhan Pasapuat, Kecamatan Pagai Utara, menuju Pelabuhan Tuapejat Mentawai. Proses evakuasi ini dilakukan oleh SAR Mentawai setelah penemuan para korban.
Sebelumnya, beredar daftar 11 penumpang yang sempat dinyatakan hilang. Mereka adalah Simbeksin. L (BKPSDM), Kevin. L (keponakan Simbeksin), Viktor. L (DPKP), Wike. P (DPKP), Sudarmono.
L (PUPR), Adolf Sakerebau, Isar. L (anggota DPRD Mentawai), Tesa. P (anak Isar), Roroi. L, seorang anak perempuan yang belum diketahui nama dan usia, serta Guntur Saleleubaja (DPKP).
Dengan penemuan 9 korban pagi ini, daftar tersebut kini menyisakan satu orang yang masih dalam pencarian.






