Pemerintah

Angin Kencang Hantam Limapuluh Kota, Belasan Rumah Rusak

526
×

Angin Kencang Hantam Limapuluh Kota, Belasan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota – Angin kencang merusak 12 rumah warga di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pada Minggu (27/7/2025) sore.

Kerugian diperkirakan mencapai Rp61 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, menyatakan kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini menyebabkan atap rumah berterbangan dan pohon tumbang.

Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Lareh Sago Halaban.

“Kemarin ada 12 unit rumah yang terdampak di Limapuluh Kota, rata-rata semuanya rusak ringan dan tidak dalam kondisi sangat mengkhawatirkan,” kata Ilham.

Rinciannya, 7 rumah berada di Jorong Kapalo Bukik, Nagari Batu Payuang, dan 3 rumah di Nagari Bukik Sikumpa.

Sisanya, 2 rumah berada di Kecamatan Luak, tepatnya di Nagari Mungo dan Sei Kemuyang.

BPBD bersama TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta perangkat kecamatan dan nagari telah terjun ke lapangan untuk membersihkan material dan membantu warga yang terdampak.

Ilham juga membantah isu yang mengaitkan angin kencang dengan operasi modifikasi cuaca (OMC).

“Peristiwa ini tidak bisa dikaitkan dengan modifikasi cuaca. Skala OMC terlalu kecil untuk memicu fenomena seperti ini. Hal ini sudah dikaji oleh BMKG dan tim OMC,” tegasnya.

BPBD terus memantau potensi banjir lahar dingin dari Gunung Marapi. Meskipun debit air sempat meningkat akibat hujan deras, kondisinya masih tergolong normal.

“Kita sudah pasang *early warning system* dan sensor di daerah aliran sungai yang berhulu di Marapi. Tapi kami imbau masyarakat tetap waspada,” tutup Ilham.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.