Kota BukittinggiPeristiwa

EO Minta Maaf Usai Usir Wartawan di Police Women Run

617
×

EO Minta Maaf Usai Usir Wartawan di Police Women Run

Sebarkan artikel ini
usai-insiden-pengusiran-wartawan-dalam-lomba-police-women-run,-eo-beyond-run-minta-maaf
Usai Insiden Pengusiran Wartawan dalam Lomba Police Women Run, EO Beyond Run Minta Maaf

Bukittinggi – Event Organizer (EO) Police Women Run (PWR), Beyond Run, menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan terkait insiden pengusiran dua jurnalis saat peliputan.

Permintaan maaf ini disampaikan secara resmi kepada wartawan Kota Bukittinggi.

Race Director PWR dari Beyond Run, Imam Al Akbar, mengakui adanya kesalahan komunikasi saat lomba lari PWR yang diikuti ribuan peserta.

“Kami menyampaikan permintaan maaf kepada rekan jurnalis. Tidak ada maksud diskriminasi apalagi mengusir, kami jelas butuh media. Ini menjadi bahan evaluasi,” kata Imam, Jumat (15/8/2025).

Imam menjelaskan, kesalahpahaman terjadi saat situasi finish PWR ketika seorang peserta jatuh dan diabadikan oleh wartawan.

“Karpet merah di lintasan start dan finish dalam aturannya harus tetap clear. Namun di situasi crowded itu tidak terkontrol dengan baik,” ujarnya.

Klarifikasi dan permintaan maaf ini dimediasi oleh Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu Gunawan, dan dihadiri sejumlah wartawan.

Imam berjanji akan menindaklanjuti kerjasama profesional dengan media melalui area dokumentasi peliputan dan tanda pengenal resmi.

Ketua Bukittinggi Press Club (BPC), Al Fatah, menilai permintaan maaf ini penting karena insiden tersebut menjadi perhatian organisasi wartawan di Sumatera Barat.

“Secara profesi kami mewakili menindaklanjuti insiden ini agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,” tegasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.