Padang – Tim Peduli Banjir Bandang Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat membantu pemulihan lingkungan di Kelurahan Kampung Lapai, Nanggalo, Padang, Senin (1/12/2025).
Bantuan kali ini difokuskan pada pembersihan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga di Parak Ubi, Kampung Tanjung.
Sebanyak 45 rumah yang dihuni oleh 70 Kepala Keluarga (KK) di lokasi tersebut terendam banjir dan lumpur.
Banyak barang berharga milik warga, termasuk kendaraan dan hewan peliharaan, tidak dapat diselamatkan.
Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir, bersama Ketua FWP-SB, Ucok Novrianto, menyerahkan bantuan kepada Dahnil Ma’rut, perwakilan warga setempat. Bantuan ini berasal dari berbagai pihak, baik lembaga maupun individu, yang dihimpun bersama.
“Bantuan yang kami serahkan ini berasal dari berbagai pihak, baik secara kelembagaan maupun pribadi yang kita galang bersama,” ujar Almudazir.
Sesuai arahan Koordinator Tim Peduli Banjir Bandang Sumbar, Adrian Tuswandi, bantuan diprioritaskan untuk pemulihan lingkungan.
Warga kesulitan membersihkan lumpur yang masuk ke rumah, ditambah pasokan air bersih dari PAM terhenti akibat kerusakan pada intake Perumda Air Minum.
“Karena itu, kita dari Tim Peduli Banjir Bandang Sumbar, lebih memfokuskan pada pembersihan lumpur di lingkungan dan di dalam rumah warga,” tambah Novrianto Ucok.
Bantuan disalurkan dalam bentuk penyewaan pompa air beserta bahan bakar minyak (BBM), serta biaya operasional untuk makan dan minum.
Warga setempat bergotong royong mendorong lumpur ke selokan untuk kemudian dialirkan ke Sungai Batang Kuranji. Diharapkan, seluruh lumpur dapat dibersihkan dalam dua hari.
Koordinator Tim Peduli Banjir Bandang Sumbar, Adrian Tuswandi, memastikan penyaluran bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan difokuskan untuk pemulihan pascabanjir.
Adrian, yang juga Ketua Jaringan Pemred Sumbar, saat ini mendampingi beberapa menteri dalam meninjau situasi pascabanjir bandang di Sumatera Barat.






