Bukittinggi – Sebanyak 18 kafilah dari Kabupaten Tanah Datar siap berlaga di babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) XLI.
Para finalis akan berkompetisi dalam berbagai cabang dan golongan lomba.
Afrizon, pimpinan rombongan kafilah MTQ Tanah Datar, mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat.
“Mohon doa masyarakat Tanah Datar, semoga anak-anak kita diberikan kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik,” kata Afrizon, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Tanah Datar.
Berikut daftar nama kafilah Tanah Datar yang berhasil lolos ke babak final:
* Veri Guswanto (Seni Baca Al-Qur’an golongan Tilawah Tuna Netra Putra)
* Haliman Karim (Seni Baca Al-Qur’an golongan Tartil Al-Qur’an Menengah Putra)
* Muhammad Fachri (Seni Baca Al-Qur’an golongan Tartil Al-Qur’an Umum Putra)
* Saufa Atika Ulya (Qira’at Al-Qur’an golongan Mujawwad Dewasa Putri)
* Muhammad Rifat Mafaza (Hafalan Al-Qur’an golongan 5 Juz dan Tilawah Putra)
* Amelia Rahma (Hafalan Al-Qur’an golongan 5 Juz dan Tilawah Putri)
* Akbar Ramadhan (Hafalan Al-Qur’an golongan 10 Juz Putra)
* Daffa Hadaya (Hafalan Al-Qur’an golongan 20 Juz Putra)
* Aksel Ozora Reanda (Hafalan Al-Qur’an golongan 1 Juz Non Tilawah)
* Satria Tenun Syahputra (Tafsir Al-Qur’an golongan Bahasa Inggris Putra)
* Nofrial Afandi (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Naskah Putra)
* Azizah Noor Arildi (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Naskah Putri)
* Hamdani Luthfi (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Hiasan Mushaf Putra)
* Nofri Deswita (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Hiasan Mushaf Putri)
* Rivi Pratama Putra (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Dekorasi Putra)
* Miftahul Hidayana IP (Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Kontemporer Putri)
* Najiyatul Hazni (Musabaqah Hafalan Al-Hadis golongan Hafalan 500 Hadis Tanpa Sanad)
* Rizki Akmal (Kitab Standar golongan Kitab Standar Putra)
Dalam babak final, kafilah Tanah Datar akan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah lainnya.
Kota Padang menjadi daerah dengan jumlah finalis terbanyak (33 orang), diikuti Bukittinggi (28 orang), Limapuluh Kota (25 orang), dan Pariaman (20 orang).





