KampusKota Padang

Unand Salurkan Bantuan, Ringankan UKT Korban Banjir

372
×

Unand Salurkan Bantuan, Ringankan UKT Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
tinjau-lokasi-banjir-pesisir-selatan,-rektor-unand-pastikan-mahasiswa-terdampak-dapat-keringanan-ukt
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT

Padang – Universitas Andalas (UNAND) sigap merespons dampak bencana hidrometeorologi yang menerjang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, dengan menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.

Fokus utama bantuan tertuju pada dua kecamatan yang mengalami kerusakan terparah, yaitu Kecamatan Bayang Utara dan Batang Kapas.

Rektor UNAND, Efa Yonnedi, terjun langsung ke lokasi bencana pada Minggu (21/12/2025) untuk memastikan bantuan kemanusiaan tepat sasaran dan menjamin keberlangsungan pendidikan mahasiswa yang terdampak.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati dan kepedulian Universitas Andalas,” tegas Efa Yonnedi saat mengunjungi posko pengungsian di Kecamatan Bayang Utara.

“Kami ingin memastikan UNAND hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam situasi darurat seperti ini,” sambungnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan rektorat yang terdiri dari Wakil Rektor II, Dr. Hefrizal Handra, dan Sekretaris Universitas, Aidinil Zetra, berdialog langsung dengan 251 pengungsi di Kecamatan Bayang Utara.

Mereka mendengarkan keluhan dan kebutuhan mendesak para korban bencana.

Sebagai langkah konkret meringankan beban mahasiswa terdampak, UNAND memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Kebijakan ini diambil untuk mencegah potensi putus kuliah akibat kesulitan ekonomi yang diperparah oleh banjir dan longsor.

“Kami memahami bahwa beban ekonomi pascabencana sangat berat,” ujar Rektor.

“Karena itu, UNAND berkomitmen memberikan keringanan UKT agar keberlanjutan pendidikan mahasiswa tetap terjaga,” sambungnya.

Selain keringanan UKT, UNAND telah mendirikan enam Posko Tanggap Bencana yang tersebar di berbagai wilayah Sumatra Barat.

Salah satu posko yang beroperasi sejak 17 Desember berlokasi di Bayang Utara. Posko ini didukung oleh rata-rata 20 tenaga kesehatan setiap harinya.

Tim medis yang diterjunkan terdiri dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dokter umum, dokter spesialis, tenaga farmasi, perawat, ahli gizi, psikolog, hingga mahasiswa rumpun kesehatan.

Mereka memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pemantauan status gizi, serta pengobatan penyakit kulit dan pencernaan yang sering muncul pascabanjir.

UNAND juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental para korban bencana.

Tim psikolog menggelar program trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak dan kelompok rentan di pengungsian.

Tujuannya adalah agar mereka tidak terus menerus terlarut dalam kesedihan akibat musibah yang menimpa.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor menyerahkan bantuan logistik berupa paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan khusus juga diberikan kepada balita berupa Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk memastikan kecukupan gizi anak-anak selama masa darurat.

Langkah komprehensif yang diambil UNAND ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

UNAND berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan krisis kemanusiaan di daerah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.