EkonomiSumatera Barat

BI Sumbar Kendalikan Inflasi, Digitalisasi UMKM Pacu Pertumbuhan Ekonomi

528
×

BI Sumbar Kendalikan Inflasi, Digitalisasi UMKM Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Di tengah dinamika ekonomi global, BI Sumbar terus berperan strategis menjaga stabilitas ekonomi Ranah Minang.

Foto : internet

Padang – Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, dan pengembangan UMKM menjadi fokus utama.

Di tengah dinamika ekonomi global, BI Sumbar terus berperan strategis menjaga stabilitas ekonomi Ranah Minang.

Inflasi menjadi perhatian utama BI Sumbar, terutama menjaga stabilitas harga pangan.

Pemantauan harga harian, identifikasi potensi gejolak, dan koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menjadi langkah kunci.

Meski sempat tertekan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi, BI Sumbar bersama pemerintah daerah memperkuat sinergi melalui GNPIP dan prinsip 4K.

Digitalisasi sistem pembayaran di Sumatera Barat mengalami kemajuan pesat.

Jumlah merchant QRIS meningkat signifikan, mencapai 674.273, dengan jumlah pengguna mencapai 949.441.

Transaksi QRIS juga melonjak, mencapai Rp51,93 miliar.

Transformasi digital ini diperluas hingga ranah internasional melalui QRIS Cross Border, memfasilitasi wisatawan asing dalam pembayaran.

BI Sumbar juga fokus pada pengembangan UMKM melalui program digitalisasi dan ekspor.

Program Onboarding UMKM Go Digital dan Go Ekspor berhasil membawa pelaku usaha naik kelas, memanfaatkan kanal digital, dan menembus pasar global.

Ekspor kopi dan kayu manis menjadi bukti nyata keberhasilan program ini.

Kota Payakumbuh dinobatkan sebagai kota terbaik regional Sumatera dalam ajang Championship TP2DD 2025.

Kabupaten Tanah Datar kembali meraih TPID Berprestasi Terbaik se-Sumatera untuk kelima kalinya berturut-turut.

Nagari Koto Gadang meraih Juara II Nasional kategori Desa Wisata Berbasis Budaya pada Wonderful Indonesia Awards 2025.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali meraih Anugerah Adinata Syariah 2025 dari KNEKS.

BI Sumbar juga memastikan uang Rupiah yang beredar tetap layak edar, bersih, dan terpercaya melalui Clean Money Policy.

Layanan kas keliling hadir di seluruh kabupaten/kota, termasuk daerah 3T, pusat ekonomi mikro, dan ritel nagari.

BI Sumbar secara rutin menyajikan asesmen perekonomian terkini dan rekomendasi melalui Laporan Perekonomian Provinsi triwulanan.

Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan untuk membahas potensi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

BI Sumbar terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui percepatan sertifikasi halal, pembiayaan syariah, pengembangan industri kreatif syariah, dan digitalisasi wakaf.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.